Jakarta, 16 Mei 2026 – Suasana Bandara Internasional Juanda sore itu terasa hangat meski langit sedikit mendung. Tepat pukul 16.03 WIB, pesawat helikopter AW101 SQ Caracal/H-1001 milik TNI-AU yang dikemudikan Letkol Pnb Ari mendarat mulus di apron bandara. Dari dalam kabin, tampak Jenderal TNI (Hor) (Purn) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, M.B.A., Menteri Pertahanan Republik Indonesia, turun dengan langkah mantap, didampingi rombongan resmi yang turut serta selama kunjungan kerja di Jawa Timur.
Kehadiran Menhan Sjafrie menjadi perhatian banyak pihak. Sekilas pandangan di lapangan memperlihatkan sejumlah pejabat tinggi yang ikut mendampingi, di antaranya Ibu Titiek Soeharto, Ketua Komisi IV DPR RI, Letjen TNI Tri Budi Utomo selaku Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, serta Marsdya TNI Yusuf Jauhari, Kepala Badan Logistik Pertahanan. Bersama mereka, hadir pula sejumlah perwira menengah dan staf protokol yang mendukung kelancaran perjalanan dinas tersebut.
Sehari sebelumnya, Menhan Sjafrie bersama rombongan telah menyelesaikan pendampingan kunjungan kerja Bapak Jenderal TNI (Hor) (Purn) H. Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, di wilayah Jawa Timur. Agenda tersebut mencakup pertemuan strategis dengan pejabat daerah, inspeksi fasilitas pertahanan, serta pembahasan kesiapan anggaran dan logistik pertahanan. Setelah rangkaian kegiatan padat itu rampung, rombongan bersiap kembali ke Jakarta dengan jadwal yang telah ditetapkan secara presisi.
Sekitar pukul 16.15 WIB, rombongan resmi memasuki pesawat Falcon 8X A-0707 milik TNI-AU, yang dikemudikan Mayor Pnb Mulyo Hadi Utomo. Persiapan keberangkatan berlangsung cepat dan tertib, dengan koordinasi yang terlihat rapi antara tim protokol, pilot, dan staf pendukung. Seluruh penumpang telah memeriksa dokumen dan keamanan kabin sesuai prosedur, memastikan tidak ada kendala selama penerbangan.
Daftar manifest penerbangan kali ini menampilkan nama-nama pejabat penting, di antaranya:
1. Jenderal TNI (Hor) (Purn) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, M.B.A. – Menteri Pertahanan RI
2. Ibu Titiek Soeharto – Ketua Komisi IV DPR RI
3. Letjen TNI Tri Budi Utomo – Sekjen Kemhan
4. Marsdya TNI Yusuf Jauhari – Kabaloghan
5. Bapak Habib
6. Brigjen TNI Charlen Alling – Karo TU
7. Kolonel Inf Bayu Oktavianto – Kabgdukmin
8. Kapten Inf M Adnan – ADC Menhan
9. Bapak Suyudi – ADC Ibu Titiek
10. Kapten Mar Ikson Mawen – ADC Sekjen Kemhan
Selain itu, beberapa pejabat dan staf pendukung turut hadir untuk menyambut keberangkatan dan memastikan protokol keamanan serta kelancaran penerbangan, termasuk Letjen TNI Gabriel Lema, S.Sos., Kabacadnas Kemenhan RI, Letkol Pom Trie Gunadi Oetomo S.H., M.Han., Kadisops Lanud Muljuono, dan Mayor Laut (P) M. Alvat. Kehadiran mereka menambah kesan resmi sekaligus menjaga kelancaran setiap tahap keberangkatan.
Pukul 16.27 WIB, Falcon 8X akhirnya lepas landas menuju Jakarta, menandai selesainya kegiatan resmi di Jawa Timur. Proses take off berlangsung lancar, berkat koordinasi matang antara pilot dan tim darat. Cuaca sore yang relatif bersahabat juga membantu memastikan penerbangan berjalan aman. Para awak pesawat dan staf pendukung tampak fokus mengawasi kondisi penerbangan selama beberapa menit pertama hingga pesawat meninggalkan ruang udara Surabaya menuju Ibukota.
Sepanjang keberangkatan, situasi terlihat tenang dan tertib. Tidak ada kendala teknis maupun gangguan keamanan yang berarti. Para pejabat dan rombongan dapat melanjutkan perjalanan dengan nyaman, sambil memanfaatkan waktu di dalam kabin untuk meninjau laporan kegiatan, mempersiapkan agenda di Jakarta, dan menindaklanjuti hasil kunjungan kerja yang baru selesai.
Menurut keterangan seorang petugas protokol yang berada di lokasi, keberangkatan Menhan Sjafrie dan rombongan telah direncanakan sejak beberapa hari sebelumnya. Setiap detail, mulai dari jadwal pendaratan hingga susunan manifest, telah dikalkulasi agar tidak ada penundaan dan semua pihak yang terlibat dapat menjalankan tugas masing-masing secara efisien. “Kami pastikan setiap prosedur dijalankan sesuai standar operasional, mulai dari keamanan bandara hingga koordinasi pilot dan staf pendukung,” ujar petugas tersebut.
Selain itu, rombongan juga mendapatkan pendampingan langsung dari staf protokol dan penasihat militer, memastikan bahwa setiap langkah perjalanan sesuai dengan norma resmi dan etika pemerintahan. Kehadiran pilot berpengalaman, Letkol Pnb Ari untuk helikopter dan Mayor Pnb Mulyo Hadi Utomo untuk Falcon 8X, menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran perjalanan dari awal hingga pesawat mengudara menuju Jakarta.
Dari sudut pandang lapangan, pergerakan rombongan kali ini mencerminkan disiplin tinggi dan koordinasi profesional antarpejabat tinggi negara. Rangkaian kegiatan yang padat, mulai dari pendaratan helikopter, persiapan boarding, hingga take off pesawat Falcon 8X, semuanya berjalan tanpa hambatan signifikan. Hal ini menunjukkan standar tinggi yang diterapkan oleh protokol Kementerian Pertahanan serta TNI-AU dalam mengawal perjalanan pejabat negara.
Menjelang keberangkatan, beberapa staf terlihat sibuk menyiapkan dokumen dan perlengkapan penting, sementara sejumlah petugas keamanan mengamati area sekitar. Tidak ada gangguan yang tercatat, dan semua prosedur pengamanan berjalan sesuai rencana. Keamanan dan kenyamanan rombongan menjadi prioritas utama, sejalan dengan standar keselamatan penerbangan militer dan sipil.
Setibanya di Jakarta, Menhan Sjafrie beserta rombongan akan langsung melanjutkan agenda pemerintahan dan koordinasi dengan kementerian terkait. Hasil kunjungan kerja di Jawa Timur diharapkan dapat segera diimplementasikan, khususnya terkait penguatan logistik pertahanan, kesiapan anggaran, serta peningkatan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat.
Pemeriksaan terakhir terhadap manifest dan daftar hadir menunjukkan seluruh pejabat yang tercatat hadir di bandara telah ikut dalam keberangkatan. Hal ini menegaskan bahwa seluruh rombongan mengikuti protokol perjalanan resmi dengan ketat. Setiap langkah, mulai dari kedatangan di Bandara Internasional Juanda hingga lepas landas, mencerminkan profesionalisme tinggi dalam penyelenggaraan perjalanan dinas pejabat negara.
Dengan demikian, keberangkatan Jenderal TNI (Hor) (Purn) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, M.B.A. beserta rombongan berlangsung aman, tertib, dan sesuai rencana. Keseluruhan proses dari pendaratan helikopter, boarding Falcon 8X, hingga take off mencerminkan koordinasi yang matang antara Kementerian Pertahanan, TNI-AU, dan staf protokol. Rangkaian kegiatan ini menjadi bukti nyata profesionalisme dan disiplin tinggi dalam menjalankan tugas-tugas kenegaraan, sekaligus memastikan semua agenda pemerintahan berjalan lancar tanpa hambatan.
- Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ikuti Launching Peresmian KDKMP Secara Virtual Oleh Presiden Prabowo Subianto
- Dandim 0808/Blitar Hadiri Launching Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Dukung Penguatan Ekonomi Desa
- Wujudkan Ketahanan Pangan, Babinsa Bersama Petani Kompak di Lapangan Lakukan Penanaman Sawi
















