<a href="https://jejakperistiwa.id/camat-pasar-kemis-apresiasi-suksesnya-piala-presiden-seri-kabupaten-tangerang/”>TANGERANG — Elzeds Kelapa Dua berhasil keluar sebagai juara pertama turnamen Piala Presiden U-12 Seri Kabupaten Tangerang 2026 setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Bunder Putra Cikupa pada partai final yang berlangsung di Stadion Mini Asmaran, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Sabtu (16/5/2026).
Kemenangan tersebut melengkapi perjalanan impresif Elzeds sejak babak 16 besar hingga final dengan catatan kemenangan yang konsisten.
Pada babak 16 besar, Elzeds sukses mengalahkan Bintang Kelapa Dua dengan skor 2-0. Selanjutnya di babak 8 besar, Elzeds tampil dominan usai menang telak 4-0 atas Bitara SS.
Memasuki semifinal, Elzeds kembali menunjukkan permainan solid dengan kemenangan 1-0 atas FIFA Farmel sebelum akhirnya memastikan gelar juara setelah menundukkan Bunder Putra Cikupa di partai final dengan skor yang sama, 1-0.
Tim Elzeds berada di bawah arahan Manager Almeida Andes Sudrajat dan Pelatih Tholib.
Adapun susunan pemain Elzeds terdiri dari Nevan Valentino Richard sebagai penjaga gawang. Lini belakang diperkuat Fuza, Aldhanis, Arkhan, dan Khiar. Sementara sektor tengah diisi Ibam, Romi, dan Gilang, sedangkan lini depan diperkuat Zarel, Nanda, dan Qais.
Elzeds FC sendiri memiliki basecamp di Stadion Mini Kelapa Dua Karawaci.
Manager Elzeds, Almeida Andes Sudrajat, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tim yang berhasil menjadi juara pada turnamen tersebut.
“Menjadi juara adalah pencapaian luar biasa yang memadukan rasa bangga, haru, dan syukur atas kerja keras yang telah terbayar,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang penuh disiplin, doa, kerja keras, serta dukungan dari manajemen dan para orang tua pemain.
Selain itu, Almeida turut memberikan pesan motivasi kepada para pemain muda agar terus semangat dalam mengejar impian di dunia sepak bola.
“Jangan takut untuk bermimpi dan mencoba. Jadikan kompetisi sebagai kebiasaan positif untuk terus meningkatkan kapasitas diri serta jangan pernah menyerah walau sempat putus asa,” katanya.
(ARDI)
















