banner 728x250
Sosial  

PLN Batam Bantah Isu Pemadaman Listrik Tiga Hari dan Pembatasan Nyala Enam Jam

PLN Batam Bantah Isu Pemadaman Listrik Tiga Hari dan Pembatasan Nyala Enam Jam
banner 120x600
banner 468x60

Batam | PT PLN Batam, Kepulauan Riau, membantah informasi mengenai rencana pemadaman listrik selama tiga hari pada 12–14 Oktober 2026. Informasi tersebut sebelumnya beredar melalui unggahan grafis di media sosial yang mencantumkan jadwal pemadaman listrik serta pembatasan waktu nyala hingga enam jam. Beredarnya materi tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, terutama pelanggan yang bergantung pada pasokan listrik untuk kegiatan rumah tangga, usaha, dan pelayanan publik.

Manager Komunikasi PLN Batam Yoga Perdana Sulastama menegaskan bahwa informasi mengenai pemadaman terencana itu tidak benar. Ia menyebut kabar yang disampaikan melalui grafis tersebut sebagai hoaks dan meminta masyarakat tidak menjadikannya sebagai rujukan. Menurutnya, PLN Batam tidak pernah mengeluarkan pengumuman resmi yang menyatakan adanya pemadaman listrik menyeluruh selama tiga hari atau pembatasan nyala listrik sebagaimana tercantum dalam unggahan yang beredar.

banner 325x300

Unggahan dengan klaim tersebut mulai beredar pada Senin sore hingga malam melalui sejumlah platform media sosial. Materinya dikemas menyerupai pengumuman resmi sehingga berpotensi membuat pembaca menganggap informasi itu berasal dari PLN. Setelah kabar tersebut menyebar, pihak PLN Batam memberikan klarifikasi untuk meluruskan informasi dan mencegah kepanikan pelanggan. Klarifikasi itu disampaikan Yoga Perdana Sulastama saat dikonfirmasi di Batam pada Selasa. PLN mengimbau masyarakat memeriksa setiap informasi terkait kelistrikan melalui kanal komunikasi resmi perusahaan, termasuk akun media sosial dan layanan pelanggan PLN, sebelum menyebarkan kembali kabar yang belum terverifikasi.

Pesan berantai yang beredar di media sosial memuat klaim mengenai pembatasan pasokan listrik di wilayah Batam. Dalam narasi tersebut disebutkan bahwa listrik hanya akan menyala dari PLTD Tanjungpinang, sementara warga dikabarkan hanya memperoleh aliran listrik selama enam jam. Pesan itu juga menyertakan informasi mengenai pemadaman listrik selama tiga hari berturut-turut, sehingga berpotensi menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

Namun, isi pesan dan grafis yang menyertainya tidak dapat langsung dianggap sebagai informasi resmi. Klaim tersebut merupakan materi yang beredar di masyarakat dan bukan pengumuman yang dikeluarkan oleh PLN Batam. Pembaca perlu membedakan pernyataan dalam unggahan, pesan yang diteruskan antarpengguna, dan keterangan yang disampaikan melalui kanal komunikasi resmi perusahaan.

PLN Batam menegaskan bahwa perusahaan tidak pernah mengeluarkan pengumuman mengenai pemadaman terencana selama tiga hari berturut-turut. PLN Batam juga membantah adanya kebijakan yang membatasi nyala listrik bagi warga hanya selama enam jam, sebagaimana dinarasikan dalam pesan berantai tersebut. Dengan demikian, informasi mengenai jadwal dan durasi pembatasan pasokan dalam unggahan itu tidak merepresentasikan kebijakan resmi PLN Batam.

Masyarakat sebaiknya tidak menyebarluaskan pesan tersebut sebelum memeriksa kebenarannya. Informasi terkait gangguan, pemeliharaan, atau jadwal pemadaman semestinya dikonfirmasi melalui kanal resmi PLN, termasuk akun media sosial terverifikasi dan layanan pelanggan perusahaan. Langkah ini penting agar warga memperoleh informasi yang akurat serta tidak mengalami kepanikan akibat klaim yang belum memiliki dasar keterangan resmi.

Selain isu mengenai pemadaman listrik selama tiga hari dan pembatasan nyala selama enam jam, PLN Batam juga menemukan infografis lain yang memuat informasi hoaks. Infografis tersebut beredar di ruang publik dan menyampaikan informasi yang tidak sesuai dengan penjelasan resmi mengenai kondisi layanan PLN Batam. Keberadaan materi itu menjadi perhatian karena dapat menimbulkan pemahaman yang keliru di tengah masyarakat mengenai gangguan layanan yang sedang dibicarakan.

Salah satu informasi dalam infografis yang beredar mengaitkan gangguan layanan internet dengan kerusakan kabel bawah laut Singapura–Batam. Informasi tersebut menempatkan gangguan internet dalam konteks yang sama dengan isu kelistrikan PLN Batam. Namun, kaitan yang disampaikan dalam infografis itu tidak sesuai dengan penegasan yang disampaikan oleh PLN Batam. Karena itu, masyarakat perlu membedakan informasi mengenai layanan internet dari informasi mengenai sistem kelistrikan.

Yoga menegaskan bahwa informasi mengenai gangguan internet tersebut tidak berkaitan dengan gangguan ataupun proses pemulihan sistem kelistrikan PLN Batam. Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar dan memastikan bahwa kedua hal tersebut tidak dicampuradukkan. Dengan demikian, isu mengenai gangguan internet yang dikaitkan dengan kerusakan kabel bawah laut Singapura–Batam merupakan informasi yang terpisah dari gangguan serta proses pemulihan sistem kelistrikan PLN Batam. PLN Batam meminta agar informasi dalam infografis tersebut tidak dijadikan rujukan untuk menjelaskan kondisi kelistrikan.

PLN Batam mengimbau seluruh masyarakat dan pelanggan untuk mengikuti perkembangan informasi kelistrikan melalui kanal komunikasi resmi secara berkala. Pembaruan dari sumber yang sah penting agar masyarakat memperoleh penjelasan yang akurat mengenai kondisi sistem, proses pemulihan, serta langkah pelayanan yang sedang dilakukan. Informasi resmi juga dapat membantu pelanggan memahami situasi secara utuh dan menghindari kesalahpahaman akibat beredarnya kabar yang tidak sesuai fakta.

Pelanggan dapat memantau pengumuman melalui Instagram @ptplnbatam dan Facebook PT PLN Batam. Selain itu, pertanyaan atau laporan terkait layanan dapat disampaikan melalui contact center PLN Batam di nomor (0778) 5702 123. Informasi tambahan juga tersedia melalui aplikasi Bright by PLN Batam, yang dapat dimanfaatkan pelanggan untuk memperoleh layanan dan pembaruan secara lebih praktis. Masyarakat disarankan menyimpan kanal tersebut serta memeriksa pembaruan secara rutin, terutama ketika terdapat informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan.

PLN Batam mengingatkan agar setiap kabar mengenai pemadaman, pembatasan nyala, maupun pemulihan jaringan terlebih dahulu diperiksa kebenarannya. Pastikan informasi berasal dari kanal resmi PLN Batam sebelum mempercayai atau membagikannya kepada orang lain. Masyarakat juga diharapkan tidak menyebarkan pesan yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan kepanikan dan mengganggu penyampaian informasi yang akurat. PLN Batam menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk pelanggan dan masyarakat, atas dukungan serta kerja sama yang diberikan sehingga proses pemulihan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Baca juga: Upaya Pemadaman Kebakaran Hutan di Gunung Bromo | Pembatasan Lalu Lintas di Puncak Bogor: Jadwal Ganjil Genap 12-13 September 2026 | Tender Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Komunal Tahun 2026

banner 325x300