KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 3 Oktober 2026, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Wigata Dharma Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) meluncurkan website Desa Warungmenteng pada Rabu, 30 September 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Baitul Asmar, Desa Warungmenteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa memperkenalkan digitalisasi desa melalui penyediaan media informasi resmi yang dapat diakses oleh masyarakat.
Acara dihadiri oleh pemerintah Desa Warungmenteng, mahasiswa KKN Wigata Dharma Unusia, serta dosen pembimbing lapangan. Kehadiran berbagai pihak tersebut menandai dukungan bersama terhadap pengembangan layanan informasi berbasis teknologi di tingkat desa. Melalui website yang diperkenalkan, pemerintah desa diharapkan dapat menyampaikan informasi mengenai profil wilayah, kegiatan pemerintahan, pelayanan publik, potensi desa, dan agenda kemasyarakatan secara lebih teratur.
Pembuatan website tersebut merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN selama menjalankan pengabdian di Desa Warungmenteng. Mahasiswa terlibat dalam proses perancangan tampilan, penyusunan struktur informasi, serta pengumpulan materi yang berkaitan dengan kondisi dan aktivitas desa. Langkah ini diarahkan untuk membantu perangkat desa memiliki sarana komunikasi digital yang mudah dikelola dan mampu menjangkau warga secara lebih luas.
Dalam peluncuran itu, mahasiswa turut memperkenalkan fungsi serta cara pemanfaatan website kepada pemerintah desa dan peserta yang hadir. Platform digital tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pusat informasi, tetapi juga mendukung keterbukaan komunikasi pemerintah desa dan masyarakat. Dengan adanya website Desa Warungmenteng, informasi mengenai berbagai layanan dan potensi lokal dapat dipublikasikan secara cepat, sehingga masyarakat maupun pihak luar memperoleh gambaran yang lebih jelas tentang desa tersebut.
Pembuatan website menjadi bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) yang mengusung tema “Digitalisasi Desa Warungmenteng”. Tema tersebut menjadi landasan kegiatan mahasiswa selama melaksanakan pengabdian di tengah masyarakat. Melalui program ini, digitalisasi desa diperkenalkan sebagai bagian dari rangkaian aktivitas KKN yang melibatkan mahasiswa dan lingkungan Desa Warungmenteng.
Dalam pelaksanaannya, pembuatan website menempatkan mahasiswa pada kegiatan pengabdian yang berkaitan dengan pemanfaatan media digital. Kehadiran website menjadi wujud keterlibatan mahasiswa selama berada di desa, sekaligus mencerminkan upaya untuk memperkenalkan penggunaan sarana digital dalam konteks kehidupan masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa selama menjalankan tanggung jawab akademik dan sosial melalui program KKN.
Program bertema Digitalisasi Desa Warungmenteng ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan kemampuan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di bangku kuliah. Pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki mahasiswa digunakan dalam kegiatan pembuatan website sebagai bagian dari pengalaman belajar di luar lingkungan kampus. Dengan demikian, kegiatan tersebut menghubungkan pembelajaran akademik dengan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam membantu Desa Warungmenteng memanfaatkan media digital. Pembuatan website menjadi bentuk penerapan kemampuan mahasiswa yang dilakukan dalam rangkaian program KKN, sekaligus memperkenalkan peran media digital dalam kehidupan desa.
Website yang dibuat oleh mahasiswa KKN Unusia menjadi media untuk memuat informasi mengenai Desa Warungmenteng secara terarah dan mudah dikenali. Keberadaannya membantu menyajikan gambaran tentang desa melalui berbagai informasi yang berkaitan dengan kegiatan serta perkembangan yang berlangsung di lingkungan masyarakat. Dengan demikian, website tersebut berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi desa, bukan sekadar pelengkap kegiatan mahasiswa selama menjalankan program pengabdian.
Informasi mengenai kegiatan desa dapat menjadi bagian penting dalam memperkenalkan dinamika kehidupan masyarakat Warungmenteng. Berbagai aktivitas yang berlangsung di desa dapat disampaikan melalui laman tersebut sehingga keberadaan dan perkembangan kegiatan desa memiliki ruang untuk didokumentasikan secara digital. Penyajian semacam ini juga memberikan gambaran yang lebih terstruktur mengenai hal-hal yang menjadi bagian dari kehidupan serta proses perkembangan Desa Warungmenteng.
Selain memuat kegiatan, website tersebut digunakan untuk menyampaikan informasi tentang perkembangan desa. Materi yang ditampilkan dapat membantu memberikan pemahaman mengenai kondisi dan perjalanan Desa Warungmenteng kepada pihak yang ingin mengenalnya. Informasi yang tersusun dalam satu media digital membuat website berperan sebagai titik rujukan untuk mengenali berbagai hal yang berkaitan dengan desa, sesuai dengan informasi yang disiapkan oleh mahasiswa dan pihak terkait.
Kehadiran website juga menjadi salah satu upaya memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital di lingkungan masyarakat desa. Pembuatan media informasi ini menunjukkan bahwa teknologi dapat digunakan untuk menyajikan informasi tentang desa dengan bentuk yang lebih sesuai dengan perkembangan komunikasi saat ini. Melalui website, Desa Warungmenteng diperkenalkan dalam ruang digital dengan tetap menempatkan fungsi informatif sebagai tujuan utama. Langkah tersebut menjadi bagian dari pengenalan digitalisasi desa secara bertahap, khususnya dalam penyampaian informasi mengenai kegiatan dan perkembangan desa.
Ketua KKN Wigata Dharma Unusia, Fajry Maulana, menyampaikan bahwa pembuatan website Desa Warungmenteng merupakan bagian dari program mahasiswa selama berada di desa tersebut. Keterangan ini menempatkan website sebagai salah satu kegiatan dalam rangka pengabdian mahasiswa KKN, bukan sebagai kegiatan yang berdiri sendiri di luar rangkaian program mereka.
Pernyataan Fajry menghubungkan kehadiran website dengan proses mahasiswa dalam menjalankan kegiatan di Desa Warungmenteng. Melalui pembuatan platform tersebut, program KKN turut memuat upaya pengenalan digitalisasi desa sebagai bagian dari kegiatan yang dilakukan selama masa pengabdian. Dengan demikian, website yang diperkenalkan kepada masyarakat menjadi bagian dari pelaksanaan program mahasiswa di tingkat desa.
Penjelasan tersebut juga menegaskan hubungan peluncuran website dan agenda digitalisasi Desa Warungmenteng. Website hadir dalam konteks kegiatan KKN Wigata Dharma Unusia, sehingga pembuatannya berkaitan langsung dengan keberadaan mahasiswa dan program yang mereka jalankan selama berada di desa. Keterangan dari Fajry Maulana menjadi penutup yang memperjelas bahwa pengembangan website termasuk dalam program mahasiswa selama melaksanakan pengabdian di Desa Warungmenteng.










