banner 728x250
Berita  

KNPI Sambangi Gedung DPR, Bawa Aspirasi Terkait Jabatan Wakil Presiden Gibran

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA — Dua perwakilan Koalisi Nasional Perempuan Indonesia (KNPI), Khozinudin dan Syamsir Jalil, mendatangi kompleks Gedung MPR/DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026). Kedatangan mereka bertujuan meminta audiensi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad untuk menyampaikan aspirasi terkait jabatan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dalam pernyataan yang disampaikan kepada awak media, delegasi tersebut mendesak pimpinan DPR RI menindaklanjuti tuntutan pemakzulan Gibran. Mereka mendasarkan tuntutan itu pada persoalan yang menurut mereka berkaitan dengan gugatan diskualifikasi, persyaratan usia, dan latar belakang pendidikan saat pencalonan. Klaim mengenai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan status ijazah yang mereka sampaikan masih memerlukan verifikasi melalui dokumen putusan resmi.

banner 325x300

Sebelum menggelar konferensi pers, kedua perwakilan diterima oleh Sugeng, yang disebut sebagai Kepala Bagian Humas DPR RI, pada pukul 10.30 hingga 10.45 WIB. Dalam pertemuan tersebut, pihak Humas menjelaskan bahwa anggota DPR RI sedang menjalani masa reses sehingga belum dapat menerima audiensi secara langsung.

Sebagai tindak lanjut, delegasi disarankan mengirimkan surat permohonan resmi agar waktu pertemuan dapat ditentukan. Saran tersebut menjadi langkah administratif yang perlu ditempuh apabila mereka ingin menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Sufmi Dasco Ahmad maupun pimpinan DPR RI lainnya.

Sekitar pukul 11.00 WIB, delegasi kemudian menyampaikan pernyataan kepada media di lobi Gedung Nusantara III. Mereka kembali menegaskan desakan agar DPR mengambil langkah terkait tuntutan pemakzulan Gibran. Selain itu, mereka mengangkat gagasan mengenai mekanisme pengusulan wakil presiden oleh presiden sebagai bagian dari aspirasi yang ingin dibahas bersama pimpinan dewan.

KNPI juga berharap memperoleh kesempatan untuk memberikan keterangan dan menyampaikan argumentasi yang mereka anggap relevan sebagai bahan pertimbangan. Meski demikian, belum ada kepastian mengenai jadwal audiensi maupun tanggapan substantif dari pimpinan DPR RI atas tuntutan tersebut dalam rangkaian kegiatan yang dilaporkan.

Pada pukul 11.10 WIB, kedua delegasi meninggalkan kompleks Gedung MPR/DPR RI. Kegiatan berlangsung kondusif tanpa dilaporkan adanya gangguan. Perkembangan selanjutnya terkait permohonan audiensi dan tuntutan yang disampaikan masih menunggu komunikasi resmi dengan pihak DPR RI.

Pewarta: Abdul Latif

banner 325x300