Jakarta | PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menorehkan prestasi melalui ajang The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) 2026. Dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Indonesia Contact Center Association (ICCA) tersebut, BRI berhasil meraih total 36 penghargaan sekaligus dinobatkan sebagai 1st Runner Up TBCCI 2026.
Adapun 36 penghargaan yang diraih BRI terdiri atas 10 platinum, 6 gold, 9 silver, dan 11 bronze. Pencapaian ini mencerminkan konsistensi BRI dalam mengembangkan standar layanan contact center yang mampu menjawab kebutuhan nasabah secara cepat, relevan, dan berorientasi pada solusi. Perolehan tersebut juga menunjukkan bahwa kualitas pelayanan BRI didukung oleh proses yang terukur serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan perilaku dan ekspektasi pelanggan.
Penghargaan TBCCI 2026 menjadi bentuk apresiasi atas komitmen BRI dalam menghadirkan layanan contact center berkualitas melalui pemanfaatan inovasi digital. Teknologi digunakan untuk memperkuat akses, kecepatan respons, akurasi informasi, serta kesinambungan interaksi nasabah dan perusahaan. Dengan dukungan kanal layanan yang semakin terintegrasi, BRI berupaya memberikan pengalaman pelanggan yang lebih mudah, aman, dan konsisten di berbagai titik kontak.
Selain berkontribusi terhadap peningkatan pengalaman pelanggan, layanan contact center BRI juga memiliki peran penting dalam mendukung bisnis. Informasi dan masukan dari nasabah dapat menjadi dasar bagi perusahaan untuk menyempurnakan produk, memperbaiki proses, serta merespons kebutuhan pasar secara lebih tepat. Dengan demikian, contact center tidak hanya berfungsi sebagai pusat bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah.
Pencapaian ini turut menegaskan pentingnya keterlibatan pekerja dalam menjaga kualitas pelayanan secara berkelanjutan. Kompetensi, kepedulian, dan kolaborasi insan BRI menjadi fondasi dalam menghadirkan interaksi yang profesional pada setiap layanan. Melalui penguatan sumber daya manusia dan inovasi yang terus dikembangkan, BRI berkomitmen mempertahankan kepercayaan nasabah serta meningkatkan mutu pelayanan di masa mendatang.
Direktur Operations BRI, Hakim Putratama, menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan Brilian atas dedikasi dan kontribusi yang diberikan dalam menghadirkan layanan serta solusi bagi nasabah. Menurutnya, setiap pencapaian BRI tidak terlepas dari kerja sama, komitmen, dan konsistensi seluruh pekerja dalam menjalankan peran masing-masing. Penghargaan yang diterima pada ajang TBCCI 2026 menjadi pengakuan terhadap upaya bersama untuk menjaga kualitas layanan di tengah kebutuhan nasabah yang terus berkembang.
Raihan tersebut juga mencerminkan penguatan kualitas pelayanan melalui pengembangan kompetensi sumber daya manusia dan pemanfaatan inovasi digital. BRI terus mendorong insan Brilian agar memiliki pengetahuan, keterampilan, serta kesiapan dalam merespons perubahan perilaku dan ekspektasi nasabah. Pada saat yang sama, pemanfaatan teknologi diarahkan untuk menyederhanakan proses, memperluas akses, dan meningkatkan kecepatan layanan. Perpaduan kapabilitas sumber daya manusia dan solusi digital menjadi bagian penting dari upaya BRI membangun pengalaman perbankan yang relevan dan terpercaya.
Hakim menegaskan bahwa penghargaan tersebut mengakui konsistensi BRI dalam menempatkan kebutuhan dan pengalaman nasabah sebagai prioritas utama. Prinsip customer focus menjadi landasan dalam merancang maupun menyempurnakan berbagai layanan, sehingga inovasi tidak berhenti pada penerapan teknologi semata. Setiap pengembangan diupayakan memberikan manfaat nyata, baik melalui kemudahan transaksi, layanan yang lebih responsif, maupun solusi yang sesuai dengan kebutuhan nasabah. Dengan pendekatan ini, transformasi BRI terus diarahkan untuk menciptakan interaksi perbankan yang lebih baik, inklusif, dan bernilai bagi masyarakat.
BRI terus memperkuat kapabilitas layanan BRI Contact melalui peningkatan mutu pelayanan dan pengembangan inovasi digital. Upaya ini dilakukan untuk memastikan nasabah memperoleh bantuan perbankan secara cepat, jelas, dan mudah diakses melalui kanal komunikasi yang sesuai dengan kebutuhan. Penguatan tersebut juga mencakup peningkatan kemampuan sumber daya manusia, penyempurnaan proses layanan, serta pemanfaatan teknologi untuk menghadirkan pengalaman nasabah yang lebih konsisten.
Salah satu inovasi yang mendukung layanan tersebut adalah asisten virtual Sabrina. Asisten virtual ini dirancang untuk memahami bahasa sehari-hari sehingga interaksi dengan nasabah terasa lebih natural dan tidak kaku. Sabrina juga dapat memahami sejumlah bahasa daerah, sehingga membantu memperluas akses layanan bagi masyarakat dengan latar belakang dan kebiasaan komunikasi yang beragam. Kehadiran kemampuan tersebut menjadi bagian penting dari upaya BRI menghadirkan layanan digital yang lebih inklusif.
Melalui Sabrina dan kanal BRI Contact, nasabah dapat memperoleh informasi mengenai berbagai produk dan layanan perbankan secara praktis. Nasabah juga dapat mengakses informasi saldo serta memantau status pengaduan tanpa harus selalu mendatangi kantor cabang. Informasi yang tersedia melalui kanal ini membantu nasabah mengetahui perkembangan kebutuhan layanan mereka dengan lebih cepat, sekaligus memberikan kepastian selama proses penyelesaian pengaduan berlangsung.
Akses BRI Contact kini semakin luas melalui aplikasi BRImo. Nasabah dapat menghubungi layanan tersebut dengan memanfaatkan koneksi internet tanpa biaya pulsa telepon, baik ketika berada di dalam negeri maupun saat bepergian ke luar negeri. Fitur ini menjadi alternatif kanal komunikasi yang praktis dan efisien untuk memperoleh bantuan perbankan. Perluasan akses melalui BRImo juga mendukung layanan digital yang lebih inklusif karena nasabah dapat terhubung dengan BRI Contact sesuai kebutuhan, selama tersedia koneksi internet.
Penguatan layanan digital BRI berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan pengembangan aplikasi, otomatisasi proses, atau perluasan kanal layanan, tetapi juga kesiapan karyawan dalam memahami kebutuhan nasabah dan memberikan solusi yang relevan. Perpaduan teknologi dan kapabilitas SDM menjadi landasan penting agar inovasi yang dihadirkan dapat memberikan manfaat secara nyata.
Pendekatan tersebut bertujuan memastikan kemudahan akses layanan tetap disertai kecepatan dan ketepatan dalam menangani kebutuhan nasabah. Karyawan perlu memiliki pemahaman yang memadai mengenai produk, prosedur, keamanan transaksi, serta pemanfaatan teknologi digital. Dengan kompetensi tersebut, interaksi melalui contact center maupun kanal layanan lainnya dapat berlangsung lebih responsif, informatif, dan konsisten. Nasabah pun memperoleh pengalaman yang lebih sederhana tanpa mengurangi kualitas pendampingan ketika menghadapi kendala.
BRI juga berkomitmen menjaga kepercayaan nasabah melalui penguatan standar operasional, pengembangan keterampilan, dan evaluasi kualitas layanan secara berkelanjutan. Upaya ini menjadi bagian dari strategi untuk menghadirkan standar pelayanan yang semakin kompetitif di industri perbankan. Di tengah ekspektasi nasabah yang terus berkembang, kecepatan respons perlu diimbangi akurasi informasi, keamanan data, empati, serta kemampuan menyelesaikan permasalahan secara tuntas. Keseimbangan tersebut memperkuat hubungan jangka panjang BRI dan nasabah.
Dalam konteks industri, TBCCI merupakan salah satu ajang penghargaan contact center nasional yang diselenggarakan setiap tahun sejak 2007 oleh Indonesia Contact Center Association (ICCA). Asosiasi ini berdiri sejak 2003 sebagai wadah pengembangan industri contact center di Indonesia dan tergabung dalam Contact Center Association of Asia Pacific (CC-APAC). Penyelenggaraan TBCCI turut mendorong perusahaan untuk meningkatkan mutu layanan, inovasi, serta profesionalisme SDM secara berkelanjutan.
Baca juga: Transformasi Energi dan Digital di Indonesia: IEE Series 2026 Jadi Sorotan | STAFFEX SGS 2026 Perkuat Kesiapan Operasi Gabungan Melalui AAR | Subuh Keliling, Aipda Dieko Aldillah Perkuat Kedekatan Polri dengan Jamaah di Sukanegara






