TANGERANG-CIKUPA – Program ketahanan pangan (Ketapang) yang digalakkan Polsek Cikupa Polresta Tangerang terus menunjukkan progres, meski sempat menghadapi tantangan alam. Pada Rabu (18/2/2026), Bhabinkamtibmas Desa Sukadamai, Aiptu Mukhsodin, melaksanakan monitoring lahan jagung hibrida seluas 7.000 meter persegi atau 0,7 hektare di Kampung Gebang RT 04/06, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan Kwartal I Tahun 2026 yang dicanangkan Polsek Cikupa untuk mendukung kemandirian pangan nasional. Dalam laporannya kepada Kapolresta Tangerang, Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri, S.TK, S.IK, MH, menjelaskan bahwa tanaman jagung yang ditanam pada 28 Januari 2026 tersebut kini memasuki usia 20 hari.
“Tanaman jagung varietas hibrida ini sempat mengalami kendala akibat banjir yang merendam lahan. Namun, setelah air surut, tanaman mulai menunjukkan pertumbuhan kembali. Kondisi ini menjadi perhatian serius kami untuk terus melakukan pendampingan kepada para petani,” ujar AKP Syamsul Bahri dalam laporan resminya, Rabu (18/2/2026).
Hasil monitoring di lapangan menunjukkan bahwa meskipun sempat terendam, tanaman jagung secara bertahap pulih dan mulai tumbuh. Kehadiran Aiptu Mukhsodin di tengah lahan pertanian tidak hanya untuk memantau kondisi fisik tanaman, tetapi juga memberikan motivasi kepada petani agar tetap semangat merawat lahannya.
“Pendampingan seperti ini sangat penting. Selain memastikan keamanan lahan dari gangguan, kami juga ingin membangun hubungan emosional dengan petani. Ketahanan pangan tidak akan berhasil jika hanya mengandalkan instruksi dari atas, tapi harus dibangun dari kedekatan di lapangan,” tambah Kapolsek.
Aiptu Mukhsodin, yang sehari-hari bertugas sebagai Bhabinkamtibmas, mengaku bangga bisa terlibat langsung dalam program ini. “Petani di sini luar biasa semangatnya. Meski sempat khawatir karena banjir, mereka tidak menyerah. Kami hadir untuk memastikan mereka tidak merasa sendiri dalam menghadapi tantangan,” ungkapnya.
Dari sisi keamanan, kehadiran aparat kepolisian di lahan pertanian juga berdampak positif terhadap situasi kamtibmas. Warga merasa lebih aman dan nyaman, sehingga potensi gangguan seperti pencurian hasil pertanian dapat dicegah sejak dini.
Program ketahanan pangan yang dijalankan Polsek Cikupa ini merupakan implementasi nyata dari Asta Cita Presiden RI, khususnya dalam mewujudkan kemandirian pangan. Dengan luas lahan 0,7 hektare yang terus dipantau perkembangannya, diharapkan produksi jagung hibrida di Desa Sukadamai dapat memberikan kontribusi bagi ketahanan pangan di Kecamatan Cikupa dan sekitarnya.
Polsek Cikupa berkomitmen untuk terus mendampingi para petani hingga masa panen tiba, sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah pertanian.
















