Katapop (18/02/26) – Armada III menggelar Upacara Bendera 17-an di Lapangan Mandala Mako Armada III, Rabu (18/2/2026). Upacara tersebut dipimpin oleh Inspektur Komando Armada III Laksma TNI Apri Suryanta, S.E., M.M., CHRMP., dan diikuti seluruh prajurit serta ASN jajaran Armada III.
Dalam kesempatan tersebut, Inspektur Armada III membacakan amanat Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla. yang menekankan bahwa saat ini bangsa Indonesia masih dihadapkan pada potensi kondisi cuaca ekstrem dengan intensitas curah hujan tinggi di sejumlah wilayah.
“Kondisi tersebut meningkatkan risiko terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan gelombang tinggi yang dapat berdampak luas terhadap keselamatan jiwa maupun fasilitas publik,” tegas Kasal dalam amanatnya.
Lebih lanjut, Kasal menyampaikan duka mendalam atas gugurnya 23 prajurit Marinir terbaik akibat bencana tanah longsor di Desa Pasir Langu, Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat. “Kita mendoakan agar arwah 23 prajurit Marinir diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujar Kasal.
Dalam menghadapi kondisi tersebut, Kasal menegaskan bahwa TNI dituntut untuk selalu siap, tidak hanya dalam konteks pertahanan negara, namun juga sebagai kekuatan negara yang tanggap, cepat, dan efektif dalam penanganan bencana. Setiap satuan diperintahkan meningkatkan kesiapsiagaan, melaksanakan langkah antisipatif secara dini, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, Polri, dan unsur terkait lainnya.
“Dalam setiap pelaksanaan tugas kemanusiaan, prajurit TNI harus mengedepankan sikap humanis, empati, dan kepekaan sosial. Kehadiran TNI harus menjadi sumber ketenangan, membangun kepercayaan, serta meneguhkan keyakinan rakyat bahwa negara hadir dan bertanggung jawab,” lanjut amanat tersebut.
Upacara 17-an ini menjadi pengingat bahwa prajurit Armada III harus senantiasa siap menghadapi berbagai tantangan, baik ancaman militer maupun bencana alam. Kegiatan ini sejalan dengan arahan Panglima Armada III Laksamana Muda TNI Dato Rusman SN., S.E., M.Si., M.Tr.Opsla., yang menegaskan bahwa profesionalisme, kesiapsiagaan, dan kepedulian kemanusiaan merupakan wujud nyata pengabdian prajurit dalam menjaga kedaulatan sekaligus membantu rakyat di wilayah timur Indonesia.
(Tim/Red)
















