Breaking News
BOJONEGORO, – Wajah bahagia terlihat jelas dari warga masyarakat yang berada di Dusun Bekatul, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, Jum’at (14/8/2026). Pembangunan sumur bor lengkap dengan jaringan perpipaan instalasi air bersih dan flow meter melalui program TMMD ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Bojonegoro, kini mulai dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat setempat. Kehadiran fasilitas air bersih tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat yang sebelumnya harus menghadapi kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari. Kini, air bersih dapat dialirkan langsung menuju rumah warga melalui jaringan perpipaan yang telah dibangun dengan rapi. Agus Yulianto, warga RT.015 RW.007 Dusun Bekatul, mengatakan dirinya sudah memanfaatkan aliran air bersih dari fasilitas sumur bor tersebut. Dia bersyukur karena kebutuhan air keluarganya kini menjadi jauh lebih mudah terpenuhi. “Alhamdulillah, sekarang sudah bisa memakai air dari jaringan ini. Kami sangat bersyukur karena sangat membantu kebutuhan sehari-hari,” kata Agus. Hal senada disampaikan oleh Edi, warga setempat lainnya. Dirinya mengaku kini tidak lagi terlalu kesulitan mendapatkan air bersih setelah jaringan perpipaan mulai berfungsi optimal. Menurut Edi, pemasangan meteran air di rumahnya juga membuat manajemen penggunaan air menjadi lebih tertata dan efisien. Ia mengapresiasi pembangunan fasilitas tersebut dan menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam program TMMD. “Sekarang meteran air sudah terpasang di rumah. Kami tidak lagi kesulitan air seperti sebelumnya. Terima kasih kepada TNI dan semua pihak yang sudah membantu warga,” ujar Edi. Sementara itu, Kepala Dusun Bekatul, Waridi, menjelaskan bahwa pembangunan sumur bor dan jaringan perpipaan ini merupakan salah satu sasaran fisik TMMD yang paling krusial dan sangat dibutuhkan masyarakat. Pasalnya, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar warga yang harus mendapatkan perhatian utama. Menurut Waridi, fasilitas tersebut memberikan dampak dan manfaat yang sangat luas bagi masyarakat Dusun Bekatul. Dengan adanya sumber air dan jaringan distribusi yang memadai, warga kini memiliki akses yang jauh lebih mudah untuk menunjang aktivitas sanitasi dan konsumsi sehari-hari. “Pembangunan ini sangat membantu warga, terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Kami berterima kasih atas perhatian dan program TMMD yang hadir langsung menjawab kebutuhan nyata masyarakat di lapangan,” ungkap Waridi. Pembangunan sumur bor beserta jaringan perpipaan, instalasi air bersih, dan flow meter ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa TMMD ke-129 tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik berupa jalan maupun fasilitas umum. Program lintas sektoral ini juga terbukti menyentuh aspek kebutuhan dasar kemanusiaan secara langsung. Bagi warga Bekatul, air yang kini mengalir lancar hingga ke rumah mereka menjadi sebuah perubahan sederhana namun memiliki arti yang sangat besar. Dari yang sebelumnya harus bersusah payah mencari air, kini masyarakat bisa menikmati akses air bersih dengan lebih mudah, higienis, dan teratur. Pembangunan Jembatan Beton Merah Putih Muara Jawa Berlanjut ke Tahap Bekisting Danpusterad: Kesadaran Bela Negara Jadi Fondasi Menuju Indonesia Emas 2045 Brigjen TNI Antoninho Rangel Da Silva Tekankan Bela Negara sebagai Fondasi Menuju Indonesia Emas Tuntutan JPU Kembali Ditunda, Kuasa Hukum Terdakwa II Soroti Profesionalitas
banner 728x250
Polri  

Wakapolda PBD Hadiri Ibadah Syukur 20 Tahun Sion Kids, Serukan Persatuan Generasi Muda Papua

Papua
banner 120x600
banner 468x60

KOTA SORONG – Wakapolda Papua Barat Daya Kombes Pol. Semmy Ronny Thabaa, S.E, menghadiri Kebaktian Budaya Bangsa Zona 7 Papua Barat Daya dan Ibadah Syukuran 20 Tahun Gerakan Sion Kids di kawasan Reklamasi Pasar Lama Boswesen, Kota Sorong, Selasa, 12 Mei 2026. Momentum dua dekade pelayanan itu menjadi ajang penguatan iman, persatuan, serta ajakan menjaga keamanan dan kedamaian di Tanah Papua.

Kegiatan yang berlangsung penuh hikmat dan sukacita tersebut dihadiri tokoh agama, tokoh <a href="https://jejakperistiwa.id/polresta-tangerang-sosialisasi-call-center-110-informasi-layanan-kini-tampil-di-videotron-hingga-radio/”>masyarakat, jemaat, serta berbagai elemen pelayanan gerejawi di Papua Barat Daya. Nuansa budaya Papua terasa kuat melalui puji-pujian dan iringan musik suling tambur yang mengiringi jalannya ibadah syukur.

banner 325x300

Perayaan itu sekaligus menandai perjalanan pelayanan Gerakan Sion Kids sejak berdiri pada 14 Mei 2006 hingga memasuki usia ke-20 tahun pada 14 Mei 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Papua Barat Daya Kombes Pol. Semmy Ronny Thabaa mengapresiasi konsistensi pelayanan Gerakan Sion Kids dalam membina karakter dan spiritual generasi muda Papua selama dua dekade terakhir.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu mempererat persaudaraan, membangun karakter anak-anak Papua, dan memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Kombes Pol. Semmy Ronny Thabaa.

Ia menegaskan generasi muda di Papua harus menjadi pelopor kedamaian dan tidak terlibat dalam berbagai tindakan melanggar hukum yang meresahkan masyarakat.
“Saya mengajak anak-anak muda di Papua untuk tidak terlibat dalam tindakan kriminal seperti begal, pencurian, perkelahian, maupun gangguan kamtibmas lainnya. Anak muda di Papua harus menjadi generasi yang membawa damai, bukan ketakutan di tengah masyarakat,” katanya.

Menurut Semmy, pembinaan melalui kegiatan kerohanian dan pelayanan anak muda menjadi salah satu langkah strategis membentuk mental, moral, dan masa depan generasi Papua Barat Daya.
“Lewat ISKM dan pelayanan seperti Gerakan Sion Kids, anak-anak Papua harus menjadi pribadi yang berdampak, membawa kasih, kedamaian, dan perubahan positif bagi Tanah Papua,” ucapnya.

Ia juga menilai kegiatan berbasis budaya dan keagamaan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus memperkuat identitas masyarakat Papua yang hidup dalam keberagaman.

Kebaktian Budaya Bangsa Zona 7 Papua Barat Daya menjadi salah satu agenda pelayanan besar yang mempertemukan jemaat dari berbagai daerah di Papua Barat Daya. Selain ibadah syukur, kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi perjalanan pelayanan dan penguatan komitmen pembinaan spiritual generasi muda gereja.

Panitia pelaksana menyebut usia 20 tahun Gerakan Sion Kids menjadi tonggak penting perjalanan pelayanan yang selama ini fokus membangun karakter, iman, dan masa depan anak-anak Papua.
“Puji Tuhan, 20 tahun ini menjadi bukti bahwa pelayanan kepada generasi muda tetap berjalan dan terus bertumbuh,” ujar salah satu panitia kegiatan.

Perayaan dua dekade Gerakan Sion Kids ditutup dengan doa syukur bersama dan penampilan puji-pujian budaya Papua. Momentum tersebut diharapkan menjadi penguat semangat pelayanan sekaligus memperkokoh persatuan dan kedamaian masyarakat Papua Barat Daya.

(Tim/Red)

📚 Artikel Terkait:
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *