Sorong PBD – Polda Papua Barat Daya melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) terus memperkuat sistem keamanan berbasis partisipasi masyarakat dengan meningkatkan kualitas dan profesionalisme Satuan Pengamanan (Satpam). Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembukaan Pelatihan Satpam Kualifikasi Gada Pratama yang digelar di Kota Sorong, Senin (5/1/2026).
Pelatihan secara resmi dibuka oleh Direktur Binmas Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol M. Erfan, dan diikuti oleh peserta yang dipersiapkan untuk mengisi peran strategis sebagai manajer pengamanan maupun pengelola Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam membangun pengamanan swakarsa yang profesional, modern, dan berintegritas.
Dalam arahannya, Kombes Pol M. Erfan menegaskan bahwa Satpam memiliki posisi penting sebagai mitra Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di lingkungan kerja dan kawasan strategis. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi melalui pelatihan berjenjang menjadi kebutuhan mutlak yang tidak dapat ditawar.
Menurutnya, pelatihan Gada Pratama tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga pembentukan karakter, disiplin, serta pemahaman hukum yang memadai. Satpam dituntut mampu menjalankan fungsi kepolisian terbatas secara profesional dan bertanggung jawab sesuai ketentuan perundang-undangan.
“Satpam adalah garda terdepan pengamanan di banyak sektor. Profesionalisme mereka sangat menentukan rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem keamanan,” ujar Kombes Pol M. Erfan.
Ia juga menekankan bahwa keberadaan Satpam sebagai pengemban fungsi kepolisian terbatas telah memiliki landasan hukum yang jelas, termasuk dalam Undang-Undang Kepolisian serta Peraturan Kepolisian tentang Pengamanan Swakarsa. Regulasi tersebut menjadi bentuk pengakuan sekaligus pemuliaan profesi Satpam agar sejajar dengan standar keamanan nasional.
Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Materi yang diberikan mencakup manajemen pengamanan, kepemimpinan, etika profesi, hingga praktik lapangan yang menuntut ketepatan pengambilan keputusan.
Dirbinmas Polda Papua Barat Daya mengingatkan agar seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh dan menjadikan proses ini sebagai investasi jangka panjang dalam pengembangan karier. Ia menegaskan bahwa pelatihan tidak boleh dipandang sekadar sebagai syarat administratif, melainkan sebagai sarana pembentukan kualitas diri.
Seiring perkembangan teknologi, dinamika global, dan kompleksitas ancaman keamanan, kebutuhan akan Satpam yang adaptif dan berintegritas semakin meningkat. Oleh sebab itu, orientasi pelayanan dan kepuasan pengguna jasa pengamanan harus menjadi prinsip utama dalam setiap pelaksanaan tugas.
Menutup arahannya, Kombes Pol M. Erfan menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Satpam yang selama ini telah berkontribusi aktif membantu Polri dalam menjaga keamanan di berbagai sektor. Ia berharap sinergi antara Polri dan Satpam terus diperkuat demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Papua Barat Daya.
Pelatihan Satpam Kualifikasi Gada Pratama ini akan berlangsung selama 14 hari, meliputi pembekalan teori dan praktik lapangan, dan diselenggarakan oleh PT Prima Karya Sarana Sejahtera. Kegiatan pembukaan turut dihadiri pimpinan perusahaan penyelenggara beserta jajaran, sebagai wujud dukungan terhadap peningkatan mutu pengamanan swakarsa di daerah.
(TK)















