banner 728x250

CFD Jakarta Selatan Kembali Digelar di Sultan Iskandar Muda pada 25 Oktober

CFD Jakarta Selatan Kembali Digelar di Sultan Iskandar Muda pada 25 Oktober
banner 120x600
banner 468x60

Jakarta | Pemerintah Kota Jakarta Selatan akan kembali menyelenggarakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day pada Minggu, 25 Oktober 2026. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Jalan Sultan Iskandar Muda, di kawasan Kebayoran Lama. Penyelenggaraan ini menghadirkan kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati suasana jalan yang lebih nyaman tanpa kepadatan kendaraan bermotor seperti pada hari biasa. Warga dapat memanfaatkan ruang jalan sebagai area untuk beraktivitas, bertemu, dan menikmati lingkungan sekitar dengan lebih leluasa. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menyediakan ruang publik yang dapat diakses masyarakat. Pada hari pelaksanaan, pengunjung diharapkan memperhatikan informasi dan pengaturan yang disampaikan penyelenggara di lokasi.

CFD di Jalan Sultan Iskandar Muda memberi warga kesempatan untuk menggunakan ruang kota dengan cara yang berbeda. Selama kegiatan berlangsung, jalan tidak hanya berfungsi sebagai jalur kendaraan, tetapi juga menjadi tempat bagi masyarakat untuk berkumpul dan menikmati kegiatan di luar ruangan. Warga dapat datang bersama keluarga maupun teman, sembari menjaga kenyamanan dan ketertiban bersama. Keberadaan ruang publik seperti ini penting karena membuka peluang bagi masyarakat untuk berinteraksi dalam suasana yang lebih santai. Lokasi di Kebayoran Lama juga membuat kegiatan tersebut dekat dengan lingkungan tempat tinggal dan aktivitas warga setempat. Pengunjung sebaiknya menyesuaikan waktu kedatangan dengan kebutuhan serta mengikuti arahan petugas, terutama terkait akses dan pengaturan kegiatan selama HBKB.

banner 325x300

Selain menyediakan ruang untuk beraktivitas, pelaksanaan HBKB pada 25 Oktober juga akan menghadirkan sejumlah layanan gratis bagi warga. Kehadiran layanan tersebut dapat menjadi nilai tambah bagi masyarakat yang berkunjung, karena kegiatan ini tidak hanya menawarkan suasana jalan yang berbeda, tetapi juga akses terhadap layanan tanpa biaya. Jenis layanan dan ketentuan penggunaannya sebaiknya diperiksa melalui informasi resmi dari Pemerintah Kota Jakarta Selatan menjelang hari pelaksanaan. Dengan mengetahui informasi terbaru, warga dapat merencanakan kunjungan dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia secara lebih terarah. Masyarakat yang datang diharapkan tetap menjaga kebersihan, menghormati sesama pengunjung, dan mengikuti aturan di lokasi. Melalui penyelenggaraan ini, CFD di Kebayoran Lama menjadi ruang bersama yang menggabungkan kegiatan warga dan layanan publik.

Car Free Day (CFD) di Jalan Sultan Iskandar Muda, Jakarta Selatan, kembali digelar pada 25 Oktober. Pelaksanaan kegiatan ini berkaitan dengan penyelenggaraan Jakarta Running Festival di kawasan Sudirman-Thamrin. Dengan demikian, CFD tersebut diselenggarakan untuk mendukung berlangsungnya festival lari itu. Warga dapat kembali memanfaatkan kesempatan untuk hadir dan meramaikan kegiatan CFD tingkat kota Jakarta Selatan di lokasi tersebut.

Camat Kebayoran Lama Mustopa mengundang masyarakat untuk datang dan meramaikan kembali CFD tingkat kota Jakarta Selatan. Undangan itu disampaikan dengan semangat dan gembira. Ajakan tersebut ditujukan kepada masyarakat agar mereka turut hadir ketika CFD kembali berlangsung di Jalan Sultan Iskandar Muda pada tanggal yang telah ditetapkan. Kehadiran warga menjadi bagian dari keramaian CFD yang digelar untuk mendukung Jakarta Running Festival di Sudirman-Thamrin.

Kembalinya CFD di Jalan Sultan Iskandar Muda pada 25 Oktober menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk kembali mengikuti kegiatan tersebut, sekaligus memberi dukungan terhadap penyelenggaraan Jakarta Running Festival. Ajakan Mustopa mempertegas bahwa warga dipersilakan hadir dan meramaikan CFD tingkat kota Jakarta Selatan. Pelaksanaan CFD dan festival lari itu sama-sama menjadi bagian dari kegiatan yang berlangsung di kawasan Jakarta pada waktu tersebut. Masyarakat yang ingin turut serta dapat mencatat tanggal pelaksanaan dan lokasi CFD, serta memahami bahwa kegiatan di Jalan Sultan Iskandar Muda kembali digelar dalam kaitannya dengan festival di Sudirman-Thamrin. Dengan informasi tersebut, warga dapat mengetahui alasan CFD kembali diadakan dan undangan dari Camat Kebayoran Lama untuk hadir dengan antusias. CFD pada 25 Oktober pun kembali membuka ruang bagi masyarakat untuk meramaikan kegiatan tingkat kota Jakarta Selatan, sesuai ajakan yang disampaikan Mustopa dengan semangat dan gembira, sembari mendukung penyelenggaraan Jakarta Running Festival di kawasan Sudirman-Thamrin.

CFD Jakarta Selatan dijadwalkan berlangsung pada 25 Oktober, mulai pukul 05.30 hingga 09.00 WIB. Rentang waktu tersebut menjadi acuan bagi warga yang hendak datang, mengikuti kegiatan, atau menyaksikan suasana di lokasi. Dengan mengetahui jam pelaksanaan sejak awal, pengunjung dapat menentukan waktu kedatangan sesuai rencana masing-masing dan memperhatikan batas akhir kegiatan yang telah ditetapkan.

Lokasi kegiatan dipusatkan di sepanjang Jalan Sultan Iskandar Muda, Jakarta Selatan. Ruas yang dimaksud membentang dari Simpang Bungur sampai Simpang Kostrad. Kedua simpang tersebut menjadi penanda batas lokasi CFD yang disebutkan, sehingga masyarakat dapat mengenali koridor tempat kegiatan berlangsung. Informasi ruas ini melengkapi jadwal pelaksanaan dan membantu calon pengunjung memahami titik awal serta titik akhir area kegiatan secara lebih jelas.

Pelaksanaan pada pagi hari memiliki durasi tiga setengah jam, dihitung dari pukul 05.30 sampai pukul 09.00 WIB. Jadwal tersebut berlaku untuk kegiatan pada tanggal 25 Oktober. Warga yang merencanakan kunjungan dapat mencatat tanggal, waktu, dan lokasi sebagai satu rangkaian informasi. Ketiga hal itu membantu memastikan bahwa rencana kedatangan sesuai dengan waktu dan ruas yang menjadi tempat pelaksanaan CFD Jakarta Selatan.

Koridor Jalan Sultan Iskandar Muda yang menjadi lokasi kegiatan memiliki batas yang disebutkan secara spesifik, yakni dari Simpang Bungur hingga Simpang Kostrad. Karena itu, penyebutan nama jalan saja belum selengkap informasi mengenai kedua simpang tersebut. Calon pengunjung dapat menggunakan keterangan batas ini untuk memahami rentang ruas yang dimaksud dan mengenali kawasan kegiatan berdasarkan penanda lokasi yang telah diumumkan.

Secara praktis, informasi utama yang perlu diperhatikan adalah CFD berlangsung pada 25 Oktober, pukul 05.30–09.00 WIB, di sepanjang Jalan Sultan Iskandar Muda dari Simpang Bungur sampai Simpang Kostrad. Keterangan tersebut mencakup waktu mulai, waktu berakhir, nama jalan, serta batas ruas. Dengan memahami rincian itu, masyarakat dapat merencanakan kunjungan berdasarkan jadwal dan lokasi kegiatan yang telah ditetapkan.

CFD Jakarta Selatan di Jalan Sultan Iskandar Muda tidak hanya menjadi agenda untuk menikmati suasana jalan yang lebih terbuka, tetapi juga menyediakan berbagai layanan gratis bagi warga. Salah satu layanan yang dapat dimanfaatkan adalah pelayanan administrasi kependudukan. Kehadiran layanan ini memberi kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh bantuan terkait kebutuhan administrasi kependudukan saat mengikuti kegiatan CFD, tanpa harus menjadikan kunjungan tersebut semata-mata sebagai urusan pelayanan. Warga dapat mengatur waktu untuk mengakses layanan sekaligus menikmati ruang publik bersama keluarga maupun tetangga.

Pemanfaatan layanan administrasi kependudukan dalam kegiatan CFD mempertemukan kebutuhan sehari-hari dengan suasana yang lebih terbuka dan mudah dijangkau. Warga yang datang dapat mencari informasi mengenai pelayanan tersebut dan memanfaatkan kesempatan yang tersedia sesuai keperluannya. Karena kegiatan berlangsung di ruang publik, CFD juga menjadi kesempatan untuk berpartisipasi dalam aktivitas lingkungan yang positif. Masyarakat dapat hadir dengan rencana sederhana, baik untuk bergerak aktif, menghabiskan waktu di luar rumah, maupun bertemu orang-orang di sekitar tempat tinggal. Beragam pilihan itu menjadikan kegiatan ini relevan bagi warga dengan kebutuhan dan minat yang berbeda-beda.

Selain mengakses pelayanan administrasi kependudukan, warga dapat menggunakan area CFD untuk berjalan kaki, bersepeda, atau berolahraga. Aktivitas tersebut memungkinkan masyarakat menikmati ruang jalan dengan cara yang lebih aktif dan sehat, sekaligus membangun kebiasaan bergerak dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Dukungan Pemprov Jakarta dalam Penanganan Penyulundupan Kacang Tanah | Rekayasa Lalu Lintas Terkait Demo Buruh di Jakarta | Fluktuasi Harga Emas Perhiasan di Jakarta: Sebuah Tinjauan

banner 325x300