banner 728x250
BUMN  

Upacara di Tengah Laut, KM Dorolonda Peringati Hari Lahir Pancasila: Nahkoda dan Perwira Tegaskan Semangat Persatuan untuk Indonesi

Upacara di Tengah Laut, KM Dorolonda Peringati Hari Lahir Pancasila: Nahkoda dan Perwira Tegaskan Semangat Persatuan untuk Indonesi
banner 120x600
banner 468x60

Jayapura – Semangat kebangsaan tak mengenal ruang dan waktu. Bahkan di tengah laut lepas, bendera Merah Putih tetap berkibar. KM Dorolonda, kapal penumpang kebanggaan PT Pelni Persero rute Surabaya–Jayapura, ikut menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 di atas Anjungan kapal, Senin (1/06/26).

 

banner 325x300

Upacara yang dimulai tepat pukul 10.00 WIT itu dipimpin langsung oleh Nahkoda KM Dorolonda, Capt. Rommy. Seluruh perwira anjungan, KKM, dan seluruh perwira mewakili Direksi PT Pelni Persero, upacara berjalan dengan penuh khidmat.

 

Berlatar suara ombak dan angin laut, ketika mengikuti upacara secara langsung terdengar pembacaan teks Pancasila menggema di anjungan KM Dorolonda. Mengikuti siaran langsung Hari Lahir Pancasila secara langsung di pimpin Nahkoda, capt Rommy. Momen hening cipta untuk para pahlawan membuat suasana semakin khusyuk, meski kapal terus melaju menuju Indonesia Timur.

 

Saat mengikuti upacara secara langsung tersebut, Capt. Rommy menegaskan bahwa Pancasila merupakan moral bagi seluruh awak KM Dorolonda yang bertugas melayani masyarakat dari Sabang sampai Merauke.

“Pelayaran Surabaya–Jayapura ini adalah potret Indonesia mini. Ada Jawa, Bugis, Ambon, Papua, dan banyak suku lain dalam satu kapal. Pancasila-lah yang menyatukan kami. Sila ke-3 ‘Persatuan Indonesia’ menjadi pedoman kami setiap hari di anjungan dan ruang mesin,” tegasnya.

 

Perwira PUK, H. A. Mulyana, KM Dorolonda menambahkan bahwa memperingati Hari Lahir Pancasila di atas kapal memiliki makna khusus.

“Kami membawa penumpang dari berbagai latar belakang. Tugas kami adalah memastikan sila ke-2 ‘Kemanusiaan yang Adil dan Beradab’ serta sila ke-5 ‘Keadilan Sosial’ hadir dalam pelayanan: makanan adil untuk semua, tempat istirahat nyaman, dan perlakuan setara tanpa membedakan,” ujarnya.

 

Perwakilan Direksi PT Pelni Persero melalui manajemen KM Dorolonda menyampaikan bahwa upacara di atas kapal merupakan bentuk komitmen BUMN pelayaran untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada awak kapal dan penumpang.

“PT Pelni Persero tidak hanya mengangkut orang dan barang. Kami mengangkut nilai kebangsaan. Di KM Dorolonda, Pancasila hidup nyata dalam pelayanan sepenuh hati kepada rakyat Indonesia Timur,”.

 

Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Doa yang dipanjatkan untuk keselamatan pelayaran, persatuan bangsa, dan kemajuan Indonesia. Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu “Garuda Pancasila” bersama-sama, disambut tepuk tangan dan rasa bangga.

 

Menurut Ibu Marta, penumpang tujuan Nabire, upacara secara langsung di atas kapal menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

“Saya sudah 5 kali naik KM Dorolonda, tapi baru kali ini ikut upacara 1 Juni di tengah laut. Rasanya merinding. Ternyata cinta Tanah Air bisa dirayakan di mana saja, bahkan di atas ombak,” ucapnya haru.

 

Dengan mengusung tema nasional “Pancasila Menyatukan Kita dengan Segala Perbedaan dan Keberagaman”, KM Dorolonda membuktikan bahwa kapal Pelni bukan hanya alat transportasi. KM Dorolonda adalah ruang pembelajaran, ruang persatuan, dan ruang pengamalan Pancasila di wilayah 3T – Terdepan, Terluar, Tertinggal.

 

Dari Surabaya menuju Jayapura, di bawah kibaran Merah Putih dan semboyan “Melayani Sepenuh Hati”, Nahkoda bersama seluruh perwira KM Dorolonda berjanji terus menjaga persatuan Indonesia. Karena bagi mereka, menjaga Pancasila sama dengan menjaga keselamatan pelayaran dan martabat bangsa di laut Nusantara.

 

(Timo)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *