banner 728x250

Secara Virtual Komandan Kodaeral XIV Sorong Ikuti Rapim Pembinaan Saka Bahari Nasional TA 2026 Dalam Wujudkan Pertahanan Negara di Laut

Secara Virtual Komandan Kodaeral XIV Sorong Ikuti Rapim Pembinaan Saka Bahari Nasional TA 2026 Dalam Wujudkan Pertahanan Negara di Laut
banner 120x600
banner 468x60

Kota Sorong – Bertempat di Ruang Rapat Mako Kodaeral XIV Sorong, Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut XIV (Komandan Kodaeral XIV) Sorong, Laksamana Muda TNI Djatmoko, S.T., M.M., CHRMP, yang didampingi Wadan Kodaeral XIV Laksamana Pertama TNI Tomy Herlambang, S.E., Aster Dankodaeral XIV, Kolonel Laut (P) Sri Rakhmadi, Kadister Kodaeral XIV dan Perwakilan Pramuka Saka Bahari Sorong, mengikuti Rapat secara virtual Pimpinan (Rapim) Penyelenggaraan Pembinaan Saka Bahari Nasional TA. 2026 yang dibuka secara resmi oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, bertempat di Gedung Neptunus, Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (26/08/2026).

Penyelenggaraan Rapim tahun ini mengusung tema: “Pembinaan Saka Bahari Nasional Tahun Anggaran 2026 Melalui Rapat Pimpinan dan Apel Gelar Saka Bahari, Guna Mewujudkan Ruang, Alat dan Kondisi (RAK) Juang yang Tangguh dalam Rangka Mendukung Pertahanan Negara di Laut.” Tema ini menegaskan pentingnya kesatuan langkah dan sinergi antara TNI AL, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, kementerian/lembaga, pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan.

banner 325x300

Rapim ini menghadirkan tiga narasumber utama untuk memberikan pembekalan strategis yakni Mayjen TNI (Purn) Dr. Bachtiar Utomo dengan materi “Peran Kwartir Gerakan Pramuka Dalam Pembinaan Dan Pengembangan Saka Bahari Yang Bersinergi Dengan TNI AL”, Kolonel Mar Budi Santosa dengan materi “Evaluasi Kegiatan Saka Bahari TA 2025 dan Rencana Kegiatan Saka Bahari TA 2026” serta Kolonel Laut (P) Robiyanto dengan materi “Usulan Konsep Organisasi Saka Bahari”.

Dalam sambutannya, Kasal menegaskan bahwa TNI AL mengemban tugas pokok melaksanakan Pemberdayaan Wilayah Pertahanan Laut (Dawilhanla). Pemberdayaan tersebut dilaksanakan melalui pembinaan potensi maritim yang meliputi aspek geografi, demografi, serta kondisi sosial masyarakat. Tujuan utamanya adalah mengubah potensi-potensi tersebut menjadi RAK Juang yang tangguh demi kepentingan pertahanan negara di laut.

Kasal juga menyampaikan pentingnya peran Gerakan Pramuka, khususnya Saka Bahari, dalam membina generasi muda. “Saka Bahari bukan sekadar wadah kegiatan ekstrakurikuler yang normatif, melainkan sarana pembentukan karakter generasi muda agar memiliki wawasan maritim, jiwa bahari, semangat cinta tanah air, serta kesadaran berbangsa dan bernegara yang kuat.

Melalui Saka Bahari, kita sedang mempersiapkan generasi penerus yang berkarakter, berkompetensi tinggi, dan memiliki kesadaran bela negara sebagai bagian dari kekuatan nasional di bidang maritim,” ungkap Kasal.

(Tim/Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *