banner 728x250

PSIM Yogyakarta Ditahan Isenmulang FC, Tren Tanpa Kemenangan Berlanjut

PSIM Yogyakarta Ditahan Isenmulang FC, Tren Tanpa Kemenangan Berlanjut
banner 120x600
banner 468x60

Yogyakarta | PSIM Yogyakarta bermain imbang tanpa gol, 0-0, saat menghadapi Isenmulang Kalteng FC dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut berlangsung pada Sabtu (24/10) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali. Hasil ini membuat PSIM kembali gagal memperoleh tiga poin penuh dan memperpanjang tren tanpa kemenangan yang menjadi sorotan setelah laga berakhir. Kedua tim sama-sama menutup pertandingan tanpa mencetak gol, sehingga skor tidak berubah hingga peluit akhir dibunyikan. Dengan demikian, duel di Bali tersebut berakhir dengan pembagian poin bagi PSIM dan Isenmulang.

Bagi PSIM, hasil imbang ini berarti kesempatan untuk membawa pulang kemenangan belum terwujud pada pertandingan tersebut. Tambahan satu poin tetap tercatat, tetapi belum cukup untuk memenuhi sasaran meraih tiga poin penuh. Pertandingan melawan Isenmulang menjadi bagian dari rangkaian kompetisi musim 2026/2027, dengan hasil akhir yang mempertahankan catatan tanpa kemenangan PSIM. Sementara itu, Isenmulang juga menyelesaikan laga dengan satu poin setelah kedua kesebelasan tidak berhasil mencetak gol. Skor 0-0 menjadi catatan utama dari pertemuan tersebut, sekaligus menegaskan bahwa tidak ada tim yang mampu mengungguli lawannya di papan skor.

banner 325x300

Stadion Kapten I Wayan Dipta menjadi lokasi pertandingan yang mempertemukan PSIM Yogyakarta dan Isenmulang Kalteng FC pada Sabtu itu. Bagi para pendukung PSIM, hasil akhir tentu belum memberikan kemenangan yang diharapkan. Namun, hasil resmi laga mencatat kedua tim berbagi poin dalam pertandingan tanpa gol. Perhatian kini tertuju pada perjalanan PSIM di kompetisi berikutnya, setelah kembali belum meraih kemenangan dalam laga ini. Tim asal Yogyakarta tersebut masih memiliki kesempatan untuk memburu hasil yang lebih baik pada pertandingan mendatang. Untuk saat ini, hasil imbang di Bali menjadi penanda bahwa tren tanpa kemenangan PSIM berlanjut, sedangkan Isenmulang membawa pulang satu poin dari pertemuan mereka di BRI Super League 2026/2027.

PSIM Yogyakarta langsung menunjukkan pendekatan agresif sejak peluit awal dibunyikan dalam pertandingan melawan Isenmulang FC. Di bawah arahan pelatih sementara Guntur Cahyo Utomo, tim tuan rumah berusaha mengambil inisiatif dan menekan pertahanan lawan tanpa menunggu permainan berkembang. Intensitas itu segera terlihat melalui upaya Adrian Purzycki yang melepaskan tembakan jarak jauh ketika laga baru berjalan 36 detik. Peluang tersebut menjadi sinyal bahwa PSIM ingin membuka pertandingan dengan tempo tinggi dan mencari gol secepat mungkin.

Namun, usaha Purzycki belum mampu mengubah skor. Kiper Isenmulang, Lucas Frigeri, membaca arah bola dengan baik dan menepis tembakan tersebut. Aksi penyelamatan itu menjaga gawang tim tamu tetap aman, sekaligus memperlihatkan bahwa Frigeri siap menghadapi tekanan sejak awal. PSIM tetap melanjutkan upaya menyerang dan memanfaatkan setiap peluang untuk menguji koordinasi lini belakang Isenmulang. Tekanan awal itu membuat pertandingan berlangsung terbuka, dengan para pemain PSIM berusaha mengarahkan bola ke area berbahaya dan menciptakan kesempatan lanjutan.

Pada menit ketujuh, peluang PSIM kembali muncul setelah Frigeri melakukan kesalahan umpan. Ezequiel Vidal berhasil memanfaatkan situasi tersebut dan berusaha mengarahkan bola ke gawang. Tembakannya sempat diblok, tetapi bola pantul bergerak menuju gawang yang sudah tidak dijaga. Kesempatan itu tampak menjanjikan bagi PSIM, tetapi bola justru melenceng tipis dari sasaran. Momen tersebut menjadi salah satu peluang paling terbuka pada fase awal pertandingan, sekaligus menunjukkan betapa cepatnya keadaan dapat berubah ketika terjadi kesalahan di lini belakang.

PSIM belum berhenti mencari celah. Dua menit kemudian, Franco Ramos Mingo menyambut bola dengan sundulan yang kembali mengancam gawang Isenmulang. Frigeri sekali lagi tampil sigap dan mengamankan bola sebelum peluang itu berkembang menjadi gol. Rangkaian serangan dalam sembilan menit pertama memperlihatkan keberanian PSIM untuk menekan, baik melalui tembakan dari luar kotak penalti maupun situasi bola pantul dan udara. Meski belum membuahkan hasil, tekanan awal tersebut memberi gambaran tentang upaya tim untuk mengendalikan permainan di bawah kepemimpinan sementara Guntur Cahyo Utomo. Frigeri menjadi penghalang penting bagi tuan rumah pada awal laga, sementara sejumlah peluang yang terbuang membuat PSIM harus terus mencari cara untuk menuntaskan serangan.Isenmulang FC mulai memberikan perlawanan pada menit ke-15. Setelah PSIM Yogyakarta lebih dahulu menekan, tim Isenmulang mencoba merespons melalui upaya menyerang yang berujung pada percobaan tembakan dari luar kotak penalti. Momen tersebut menjadi rangkaian peluang yang disebut dalam laporan pertandingan, tanpa perlu menambahkan kejadian lain yang tidak tercatat.

Firman Ramadhan menjadi pemain yang mengambil inisiatif. Ia melepaskan tembakan spekulatif dari jarak luar area penalti, dengan harapan bola dapat mengarah ke gawang dan menguji pertahanan PSIM. Namun, bola hasil tendangannya melambung di atas sasaran. Percobaan itu pun belum menghasilkan ancaman yang berbuah gol bagi Isenmulang.

Meski tidak tepat sasaran, tembakan Firman menunjukkan bahwa Isenmulang mulai berusaha keluar dari tekanan dan mencari kesempatan untuk membalas. Pilihan menembak dari luar kotak penalti memperlihatkan upaya memanfaatkan ruang yang tersedia, sekaligus menjadi respons terhadap situasi pertandingan pada menit tersebut. Akan tetapi, hasil akhirnya tetap berupa peluang yang belum mampu mengubah keadaan.

Catatan mengenai momen ini terbatas pada waktu ketika Isenmulang mulai memberikan perlawanan, nama Firman Ramadhan sebagai eksekutor, lokasi tembakan dari luar kotak penalti, serta bola yang melambung. Tidak ada gol yang tercipta dari percobaan tersebut. Dengan demikian, upaya itu lebih tepat dipahami sebagai awal respons Isenmulang, bukan sebagai peluang yang mengubah jalannya laga.

Bagi jalannya pertandingan, percobaan Firman menjadi bagian dari perkembangan awal yang layak dicatat karena menandai respons Isenmulang terhadap tekanan. Namun, akurasinya belum cukup untuk menghasilkan ancaman nyata ke gawang. Rangkaian ini tetap sederhana: Isenmulang mulai membalas pada menit ke-15, Firman mencoba tembakan spekulatif dari luar kotak penalti, dan bola melambung. Tidak ada hasil lanjutan dari peluang tersebut yang dapat dipastikan berdasarkan informasi yang tersedia.

Hasil imbang PSIM Yogyakarta dan Isenmulang FC membuat kedua tim sama-sama menambah satu poin dalam persaingan klasemen. Bagi PSIM, tambahan tersebut belum mengubah catatan utama mereka: hingga pekan ketujuh, tim ini masih belum meraih kemenangan. Dengan demikian, hasil seri belum menjadi kemenangan pertama yang mereka cari, meskipun tetap menambah jumlah poin yang dikumpulkan sejauh kompetisi berjalan.

Setelah pertandingan tersebut, PSIM berada di peringkat ke-17 dengan koleksi dua poin. Posisi itu masih menempatkan mereka di zona degradasi. Angka tersebut menunjukkan bahwa satu poin dari laga melawan Isenmulang belum cukup untuk mengangkat PSIM keluar dari area tersebut. Catatan tanpa kemenangan hingga pekan ketujuh tetap menjadi konteks penting untuk membaca posisi mereka, sementara klasemen mencatat jumlah poin dan peringkat yang ditempati pada saat ini.

Isenmulang FC berada satu tingkat di atas PSIM, tepatnya di peringkat ke-16, dengan tiga poin. Selisih kedua tim dalam klasemen adalah satu posisi dan satu poin. Karena itu, hasil imbang tersebut menambah poin bagi masing-masing klub tanpa mengubah gambaran peringkat yang disebutkan: Isenmulang berada di urutan ke-16, sedangkan PSIM menempati urutan ke-17. Posisi ini memberikan konteks langsung bagi hasil pertandingan, tanpa mengubah fakta bahwa PSIM masih belum menang setelah tujuh pekan.

Tambahan satu poin menjadi catatan terbaru bagi kedua tim dalam perjalanan mereka di kompetisi.

Baca juga: Penyelidikan KPK Berlanjut di Jatim | Kemenangan Beruntun Persija Jakarta di Super League 2026/2027 | Penyitaan Kendaraan oleh KPK Terus Berlanjut: Anggota DPRD Bengkulu Terlibat

banner 325x300