banner 728x250
Berita  

*LSM Simulasi Lampung Layangkan Surat Konfirmasi dan Pemberitahuan Aksi ke BBWS Mesuji Sekampung, Soroti Dugaan Korupsi P3-TGAI Pringsewu*

*LSM Simulasi Lampung Layangkan Surat Konfirmasi dan Pemberitahuan Aksi ke BBWS Mesuji Sekampung, Soroti Dugaan Korupsi P3-TGAI Pringsewu*
banner 120x600
banner 468x60

Bandar Lampung jejakperistiwa.id ,Kamis  [27 agustus 2026] – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Simulasi Lampung secara resmi melayangkan surat permintaan konfirmasi sekaligus pemberitahuan rencana aksi kepada Satuan Kerja (Satker) OP I Sumber Daya Air (SDA) Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung. Langkah ini menyusul adanya temuan dugaan indikasi korupsi dalam pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 yang tersebar di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung.

Dalam keterangan persnya, Koordinator Aksi LSM Simulasi Lampung, Agung Irwansyah, menegaskan bahwa temuan di lapangan menunjukkan adanya potensi kerugian negara yang cukup signifikan.

banner 325x300

“Kami menemukan indikasi kuat adanya praktik pungutan liar yang dibungkus dengan istilah ‘fee’ atau setoran proyek. Dari informasi yang kami himpun, besaran fee yang diminta berkisar 10 hingga 15 persen per titik dengan nilai anggaran per titik mencapai kurang lebih Rp.195 hingg Rp.200 juta,” ujar Agung di hadapan awak media.

Lebih lanjut, Agung memaparkan bahwa total titik kegiatan P3-TGAI di Kabupaten Pringsewu mencapai 17 titik. Dengan perhitungan kasar, jika fee 15 persen diterapkan, maka potensi kerugian per titik bisa mencapai Rp 30 juta, atau total hingga lebih dari Rp 500 juta dari keseluruhan program yang bernilai sekitar Rp 3,4 miliar.

“Kami mempertanyakan transparansi program ini. Ketua P3A Kabupaten Pringsewu pun mengaku tidak mengetahui dan tidak dilibatkan dalam proses koordinasi. Lalu, siapa yang mengatur mekanisme penyaluran dan menarik fee tersebut? Ini yang harus dijawab oleh Satker OP I SDA BBWS Mesuji Sekampung,” tegas Agung.

LSM Simulasi Lampung meminta klarifikasi resmi dari pihak satuan kerja terkait daftar penerima, rincian anggaran, rekening penyaluran, hingga tenaga pendamping yang bertanggung jawab di 17 titik lokasi tersebut. Pihaknya memberi batas waktu bagi BBWS Mesuji Sekampung untuk memberikan jawaban.

“Kami tidak akan tinggal diam. Jika hingga batas waktu yang kami tentukan tidak ada respons atau langkah perbaikan yang jelas, maka kami akan mengambil sikap,” ancam Agung.

Rencana aksi tersebut dijadwalkan akan digelar pada:

· Hari/Tanggal: Selasa, 1 September 2026
· Waktu: Pukul 10.00 WIB
· Lokasi: Kantor Satker OP I SDA BBWS Mesuji Sekampung

Agung menambahkan bahwa aksi tersebut akan diwujudkan dalam bentuk kampanye publik, dan jika diperlukan, mereka akan melaporkan temuan ini secara formal ke aparat penegak hukum untuk diproses sesuai undang-undang.

“Kami mendorong agar pengelolaan dana P3-TGAI ini terbuka dan akuntabel. Ini adalah uang rakyat untuk kesejahteraan petani, bukan untuk dikorupsi oleh oknum tertentu,” pungkas Agung Irwansyah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak BBWS Mesuji Sekampung melalui Satker OP I SDA belum memberikan pernyataan resmi terkait surat dan tuntutan dari LSM Simulasi Lampung tersebut.

banner 325x300

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *