HUT ke-67 PEPABRI di Tugu Pahlawan, Agum Gumelar Serukan Purnawirawan Jaga Persatuan

SURABAYA, 12 September 2026 — Suasana penuh semangat kebangsaan terasa di kawasan Monumen Tugu Pahlawan Surabaya, Sabtu (12/9/2026), saat ratusan purnawirawan TNI-Polri bersama sejumlah pejabat dan tamu undangan mengikuti tasyakuran Hari Ulang Tahun ke-67 Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-Polri (PEPABRI). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.25 hingga 12.00 WIB itu mengangkat tema “Menguatkan Api Perjuangan dan Persatuan Bangsa” dan dihadiri sekitar 300 peserta.

Rangkaian acara diawali dengan pertunjukan tari serta drama kolosal yang menggambarkan perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Nuansa sejarah semakin terasa karena kegiatan digelar di kawasan Tugu Pahlawan, salah satu tempat yang lekat dengan perjalanan perjuangan bangsa. Setelah itu, peserta menyaksikan pemutaran profil PEPABRI sebelum rangkaian acara dilanjutkan dengan penghormatan terhadap simbol-simbol kebangsaan, termasuk menyanyikan Indonesia Raya, pembacaan Pancasila, peletakan karangan bunga, dan lagu Himne PEPABRI.

Ketua DPD PEPABRI Jawa Timur Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan. Sejumlah tokoh hadir dalam acara tersebut, di antaranya Ketua Umum DPP PEPABRI Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, Ketua Umum PPAL Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono, Sekjen Kemhan Letjen TNI Tri Budi Utomo, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, serta Sekda Provinsi Jawa Timur Edi Karyono. Hadir pula jajaran TNI-Polri, pejabat kewilayahan, mantan Gubernur Jawa Timur Imam Utomo dan Soekarwo, serta para purnawirawan dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang PEPABRI yang telah menjadi bagian dari kehidupan kebangsaan sekaligus mitra pemerintah daerah. Menurutnya, pengabdian para purnawirawan tetap memiliki nilai penting bagi generasi penerus. Kehadiran mereka dinilai dapat menjadi contoh bagi generasi muda, terutama dalam menjaga semangat pengabdian kepada negara dan bangsa setelah menyelesaikan masa tugas kedinasan.

Ketua Umum DPP PEPABRI Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar kemudian mengingatkan para purnawirawan agar tidak berhenti memberikan perhatian terhadap perkembangan bangsa. Ia menekankan pentingnya menggali kembali nilai perjuangan dan sejarah agar semangat pengabdian tidak ikut berhenti ketika seseorang memasuki masa purna tugas. Nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Tribrata, kata dia, tetap menjadi landasan moral yang perlu dijaga. Para purnawirawan juga diharapkan memahami dinamika reformasi, menjadi teladan bagi generasi muda, serta ikut berada di barisan terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia.

Pesan lain yang mengemuka adalah pentingnya menjaga solidaritas antara TNI dan Polri yang masih aktif. Agum menegaskan bahwa soliditas tersebut diperlukan untuk menjaga kedaulatan negara sekaligus menghadapi berbagai potensi upaya adu domba. Di sisi lain, pembangunan nasional juga membutuhkan kedisiplinan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dalam rangkaian acara, PEPABRI turut memberikan tanda penghargaan Satyalencana 5 dan 10 tahun kepada sejumlah anggotanya serta penghargaan kepada Bambang Sulistomo, putra Bung Tomo, dan Ahmad yang disebut sebagai pelaku sejarah.

Acara ditutup dengan doa, pemotongan tumpeng, dan ramah tamah antarpeserta. Seluruh rangkaian tasyakuran HUT ke-67 PEPABRI di Monumen Tugu Pahlawan Surabaya berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dalam keadaan tertib dan aman. Momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi para purnawirawan dan warakawuri TNI-Polri, tetapi juga menjadi ruang untuk kembali meneguhkan nilai perjuangan, nasionalisme, persatuan, serta semangat pengabdian bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pewarta: Abdul Latif