Jakarta – Pusat Robotik Rakyat Indonesia (PRO RI) akan melaksanakan Pelantikan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PRO RI pada Sabtu, 13 Juni 2026, di Gedung Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Rakyat Indonesia (PRI), Jalan Sultan Agung Nomor 8, Jakarta Selatan.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menegaskan komitmen PRO RI dalam membangun ekosistem robotika, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), coding dan teknologi digital yang inklusif bagi seluruh rakyat Indonesia.
Pelantikan DPN PRO RI mengusung tema “Bersatu, Berkarya, Berdampak bagi Kedaulatan dan Kemajuan Teknologi Indonesia”. Acara yang akan berlangsung di Gedung DPP PRI tersebut akan dihadiri Pengurus Harian (PH) Dewan Pimpinan Pusat Partai Rakyat Indonesia (PRI), pimpinan dan perwakilan organisasi sayap Partai PRI, tokoh masyarakat, pegiat teknologi, akademisi serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap pengembangan teknologi nasional.
PRO RI merupakan organisasi sayap berbasis teknologi dan robotika yang dibentuk oleh Partai Rakyat Indonesia (PRI) sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemandirian teknologi nasional. Pembentukan PRO RI secara resmi ditetapkan dalam Rapat Koordinasi Nasional yang diselenggarakan di Kantor DPP PRI, Jakarta, pada 6 Juni 2026.
Forum tersebut dihadiri para tokoh teknologi, komunitas robotika, praktisi digital, pengurus DPP PRI serta jajaran Dewan Pimpinan Nasional PRO RI. Dalam forum tersebut, Adityo Handoko ditetapkan sebagai Ketua PRO RI dan Muhamad Ied sebagai Sekretaris PRO RI.
Kehadiran PRO RI menjadi tonggak awal lahirnya gerakan robotika nasional berbasis masyarakat yang bertujuan memperkuat kapasitas sumber daya manusia Indonesia dalam menghadapi era kecerdasan buatan, robotika dan otomasi industri menuju visi Indonesia Emas 2045.
Ketua PRO RI, H. Adityo Handoko, S.T., M.M., mengatakan bahwa PRO RI dibentuk untuk menjadi wadah kolaborasi nasional dalam pengembangan teknologi yang dapat diakses dan dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat.
“PRO RI hadir sebagai gerakan nasional yang bertujuan mencerdaskan, memberdayakan dan memajukan rakyat Indonesia melalui robotika, kecerdasan buatan, coding dan teknologi digital. Kami ingin memastikan bahwa perkembangan teknologi tidak hanya dinikmati oleh kalangan tertentu, tetapi dapat diakses dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Adityo.
Menurutnya, PRO RI memiliki visi menjadi pusat pengembangan robotika rakyat terbesar di Indonesia yang melahirkan generasi inovatif, mandiri dan berdaya saing global.
Untuk mewujudkan visi tersebut, PRO RI mengusung sejumlah misi strategis, antara lain meningkatkan literasi robotika dan AI, menyelenggarakan pendidikan serta pelatihan teknologi yang mudah diakses masyarakat, membina talenta muda di bidang robotika dan inovasi teknologi, mendorong lahirnya wirausaha berbasis teknologi serta membangun kolaborasi antara dunia pendidikan, industri, komunitas dan pemerintah.
“Melalui berbagai program strategis seperti Sekolah Robotika Rakyat, Robotika Masuk Sekolah, Akademi AI dan Digital Skill, Kompetisi Robotika Nasional, Inkubator Inovasi Teknologi hingga Robotika untuk UMKM, kami ingin membangun fondasi kedaulatan teknologi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.
Adityo menjelaskan bahwa Pengurus DPN PRO RI akan dilantik secara resmi oleh Ketua Umum Partai Rakyat Indonesia (PRI), Muhammad Nazaruddin, serta disaksikan Pengurus Harian DPP PRI dan pimpinan organisasi sayap PRI sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekosistem teknologi nasional berbasis kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial organisasi, melainkan tonggak awal untuk membangun gerakan nasional robotika rakyat yang mampu melahirkan talenta-talenta teknologi Indonesia yang unggul, berkarakter dan berdaya saing global. Kami ingin PRO RI menjadi jembatan kolaborasi antara masyarakat, dunia pendidikan, industri dan pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan teknologi Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris PRO RI, Dr. (H.C.) Muhamad Ied, S.E., M.M., menyampaikan bahwa seluruh persiapan pelantikan telah memasuki tahap akhir.
“Alhamdulillah, persiapan pelantikan DPN PRO RI telah mencapai tahap final. Kami terus melakukan koordinasi intensif dengan seluruh panitia, pengurus dan pihak-pihak terkait agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar, tertib dan memberikan manfaat yang besar bagi organisasi maupun masyarakat,” ujar Muhamad Ied.
Menurutnya, PRO RI tidak dapat berjalan sendiri dalam mewujudkan kemandirian teknologi nasional. Oleh karena itu, pelibatan berbagai pemangku kepentingan menjadi salah satu fokus utama organisasi.
“Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan dunia pendidikan, komunitas teknologi, pelaku industri, UMKM, akademisi, media massa, organisasi kemasyarakatan dan pemerintah. Kedaulatan teknologi hanya dapat diwujudkan melalui sinergi dan kolaborasi seluruh elemen bangsa,” katanya.
Muhamad Ied menambahkan bahwa pelantikan DPN PRO RI juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dengan berbagai elemen strategis dalam membangun ekosistem teknologi nasional yang berkelanjutan dan berdampak bagi masyarakat luas.
Adapun organisasi yang direncanakan hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Pengurus Harian DPP PRI beserta pimpinan organisasi sayap Partai PRI, yaitu Muslimat Rakyat Indonesia (MURI), Perempuan Rakyat Indonesia (PERI), Lembaga Bantuan Hukum Rakyat Indonesia (LBH RI), Angkatan Muda Rakyat Indonesia (AMRI), PATRIOT RI dan PERISAI RI Kristiani.
Melalui pelantikan ini, PRO RI menegaskan komitmennya untuk menjadi motor penggerak lahirnya generasi emas Indonesia yang menguasai robotika, coding, kecerdasan buatan dan teknologi masa depan sebagai fondasi kedaulatan bangsa di era transformasi digital menuju Indonesia Emas 2045. (TJ)
*Kontak Media Sosial PRO RI*
– FB Page: https://www.facebook.com/profile.php?id=61590946280343
– TikTok: https://www.tiktok.com/@pusatrobotika_ri
– IG: https://www.instagram.com/pusatrobotika_ri/
– Youtube: https://www.youtube.com/@pusatrobotika-ri
















