banner 728x250
Berita  

Adapun serangan verbal tersebut muncul setelah perang dagang AS-Kanada mengalami eskalasi signifikan

Adapun serangan verbal tersebut muncul setelah perang dagang AS-Kanada mengalami eskalasi signifikan
banner 120x600
banner 468x60

Adapun serangan verbal tersebut muncul setelah perang dagang AS-Kanada mengalami eskalasi signifikan. Trump juga menyoroti defisit perdagangan tahunan sebesar 60 miliar dolar AS (sekitar Rp1.063,5 triliun), dan menegaskan bahwa sudah waktunya untuk “mengajari Kanada” bahwa mereka tidak bisa lagi “melakukan hal ini.” Ia juga menyatakan bahwa AS tidak bergantung pada sumber daya Kanada.

n

banner 325x300

Keterangan yang tercatat menyebut “Mereka telah memanfaatkan Amerika Serikat selama beberapa dekade,” kata Trump kepada komentator politik Glenn Beck. Trump mengatakan dirinya sebelumnya telah menawarkan kesepakatan yang cukup baik sebelum perundingan terbaru antara kedua negara mengalami kebuntuan.

n

Data lain dalam laporan menunjukkan Pada 22 Agustus, AS memberlakukan tarif 50 persen terhadap berbagai barang Kanada, sementara tarif tambahan sebesar 50 persen untuk sektor otomotif dan baja akan mulai berlaku pada 1 Januari. Sebagai tanggapan, Kanada mengumumkan tarif balasan berkisar antara 15 persen hingga 50 persen terhadap impor dari AS senilai 27,6 miliar dolar Kanada (Rp352 triliun), yang akan mulai berlaku pada 8 September. Trump kritik Kanada di tengah sengketa tarif perdagangan Kanada umumkan tarif balasan terhadap 700 lebih jenis barang AS PM Carney: Tarif baru AS dirancang untuk memecah belah Kanada Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

n

Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Istanbul (ANTARA) – Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu meningkatkan retorikanya terhadap Kanada dengan menyebut negara tetangganya di utara itu sebagai salah satu negara terburuk di dunia untuk diajak berurusan. Ia menuding Ottawa menerapkan tarif yang luar biasa tinggi dan memperlakukan hubungan dengan AS seolah-olah Kanada merupakan salah satu negara bagian AS. Menurutnya, meski kehilangan akses terhadap sejumlah barang mungkin “sedikit merepotkan”, Washington dapat memperoleh barang-barang tersebut dari tempat lain.

n

Referensi: antaranews.com.

banner 325x300

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *