banner 728x250
Berita  

UAP Sambut 2.038 Mahasiswa Baru, Bupati Pringsewu Tekankan Pentingnya Kompetensi dan Karakter

UAP Sambut 2.038 Mahasiswa Baru, Bupati Pringsewu Tekankan Pentingnya Kompetensi dan Karakter
banner 120x600
banner 468x60

Pringsewu jejakperistiwa.id, Rabu(19/082026) — Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) menyambut 2.038 mahasiswa baru dalam Pengenalan Studi Universitas Aisyah Pringsewu (PASTI UAP) Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 18 Agustus 2026 itu menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik sekaligus menyiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.

Dari total mahasiswa baru tersebut, 1.319 mahasiswa Reguler mengikuti kegiatan secara luring, sementara 719 mahasiswa dari program Profesi, Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), dan Konversi mengikuti secara daring.

banner 325x300

PASTI UAP tahun ini mengusung tema “Empowering Sustainable Futures: Akselerasi Generasi Transformatif Menuju Ekosistem Kampus Berdampak Berbasis Akhlakul Karimah.” Tema tersebut menegaskan arah pembinaan mahasiswa UAP yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga penguatan karakter, integritas, tanggung jawab, dan akhlakul karimah.

Rektor: Mahasiswa Tidak Hanya Mengejar Nilai dan Ijazah

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Aisyah Pringsewu Dr. Sutrisno, S.Kep., Ners., MAN menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pringsewu, khususnya Bupati H. Riyanto Pamungkas beserta jajaran, atas dukungan dan ruang kolaborasi yang diberikan kepada UAP dalam menjalankan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Pringsewu.

Kehadiran Bupati dan jajaran dalam pembukaan PASTI UAP, menurut Rektor, menjadi kehormatan sekaligus penyemangat bagi UAP untuk terus berkontribusi dalam membangun generasi muda Pringsewu yang unggul dan berdaya saing.

Di hadapan mahasiswa baru, Rektor menyampaikan bahwa PASTI UAP bukan sekadar kegiatan pengenalan kampus. Kegiatan tersebut merupakan awal perjalanan mahasiswa untuk belajar, berkembang, membangun karakter, dan mempersiapkan masa depan.

Ia juga mengajak mahasiswa memanfaatkan masa studi di UAP dengan aktif mengikuti kegiatan akademik maupun kemahasiswaan, berani mencoba, berinovasi, serta membangun jejaring.

“Jangan datang ke kampus hanya untuk mengejar nilai dan ijazah. Datanglah untuk menambah ilmu, membangun karakter, mengembangkan potensi, memperluas jejaring, menghasilkan karya, dan memberikan manfaat,” pesan Rektor kepada mahasiswa baru.

Menurutnya, keberhasilan mahasiswa tidak semata-mata diukur dari capaian indeks prestasi kumulatif. Karakter, kompetensi, integritas, dan manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat juga menjadi bagian penting dari keberhasilan seorang lulusan.

UAP berharap mahasiswa yang memulai perjalanan akademiknya pada tahun ini kelak tidak hanya menjadi lulusan yang kompeten, tetapi juga insan yang berakhlakul karimah, mandiri, profesional, adaptif, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Indonesia, bahkan dunia.

Bupati Pringsewu Resmi Membuka PASTI UAP

Setelah sambutan Rektor, Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas menyampaikan sambutan sekaligus secara resmi membuka kegiatan PASTI UAP Tahun Akademik 2026/2027.

Bupati menyampaikan selamat datang kepada mahasiswa baru Universitas Aisyah Pringsewu dan menilai masa awal perkuliahan sebagai tahap penting dalam perjalanan generasi muda untuk mengembangkan potensi, membangun karakter, serta mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia unggul.

Menurut Bupati, tantangan yang akan dihadapi mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan tinggi semakin kompleks. Karena itu, kemampuan akademik perlu berjalan bersama keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Dalam sambutannya, Bupati memaparkan sejumlah core skills yang dibutuhkan dunia kerja, antara lain berpikir kritis, ketangguhan dan kemampuan adaptasi, kepemimpinan, berpikir kreatif, motivasi diri, berpikir komputasional dan literasi teknologi, empati, kemauan belajar sepanjang hayat, manajemen talenta, serta orientasi pelayanan.

Bupati juga mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya menjadi penonton di tengah perubahan. Persoalan pendidikan, pengangguran, kesehatan mental, ketahanan pangan, pengelolaan sampah, infrastruktur, pelayanan kesehatan, dan berbagai persoalan sosial lainnya membutuhkan keterlibatan generasi muda.

“Materi kuliah akan membuatmu lulus dan meraih gelar. Namun berbagai kemampuan tadilah yang akan membuatmu bertahan, memimpin dan sukses di dunia nyata!” ujar Bupati dalam pesannya kepada mahasiswa baru.

Pada kesempatan tersebut, Bupati secara resmi menyatakan PASTI UAP Tahun Akademik 2026/2027 dibuka.

Pemakaian Jas Almamater Tandai Awal Perjalanan Mahasiswa

Rangkaian pembukaan kemudian dilanjutkan dengan pemakaian jas almamater secara simbolis oleh Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas bersama Rektor Universitas Aisyah Pringsewu Dr. Sutrisno, S.Kep., Ners., MAN.

Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya perjalanan mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Aisyah Pringsewu.

Bagi mahasiswa, jas almamater bukan hanya identitas institusi, tetapi juga membawa tanggung jawab untuk menjaga nama baik almamater, menjunjung integritas, serta mengimplementasikan ilmu dan nilai yang diperoleh selama menjalani pendidikan.

Makna tersebut sejalan dengan filosofi PASTI UAP yang dirancang sebagai proses pengenalan lingkungan kampus sekaligus pembinaan mahasiswa agar memiliki kedalaman ilmu, keluhuran akhlak, cinta tanah air, dan daya saing global.

Sarasehan Jadi Ruang Dialog Mahasiswa dan Pemerintah Daerah

Setelah prosesi pemakaian jas almamater, kegiatan dilanjutkan dengan sarasehan bersama Bupati Pringsewu.

Forum tersebut menjadi ruang dialog bagi mahasiswa baru untuk memperoleh perspektif mengenai tantangan yang dihadapi generasi muda sekaligus peluang kontribusi mereka dalam pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati mengaitkan peran perguruan tinggi dengan berbagai agenda pembangunan di Kabupaten Pringsewu. Ia menyampaikan sejumlah program inovasi pemerintah daerah, di antaranya hilirisasi pangan lokal melalui mocaf, pembiayaan lampu jalan LED melalui KPBU, corporate farming, program magang ke Jepang, serta Si Prima sebagai transformasi digital layanan publik.

Pertemuan tersebut memperlihatkan pentingnya hubungan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia sekaligus mendorong penyelesaian persoalan masyarakat.

Sementara itu, PASTI UAP dirancang untuk membantu mahasiswa baru memahami sistem pembelajaran dan kehidupan sivitas akademika, mengenal hak dan kewajiban sebagai mahasiswa, membangun persahabatan dan kekeluargaan, serta mengembangkan kemampuan untuk menjadi pembelajar yang lincah dan tangguh.

Dengan jumlah 2.038 mahasiswa baru, PASTI UAP 2026/2027 menjadi salah satu momentum penting bagi UAP dalam memulai pembinaan generasi baru di lingkungan perguruan tinggi.

Lebih dari sekadar seremoni penyambutan, rangkaian kegiatan tersebut menempatkan mahasiswa sebagai calon sumber daya manusia yang diharapkan mampu menggabungkan kompetensi, karakter, integritas, kemampuan beradaptasi, dan kepedulian sosial.

Perjalanan ribuan mahasiswa baru UAP pun resmi dimulai—bukan hanya untuk memperoleh gelar akademik, tetapi untuk belajar, bertumbuh, berakhlak, berkarya, dan pada akhirnya memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *