Jakarta | Rayhan Pandu Aksara dan Miftaqul Putri Ayudis dipastikan menjadi wakil Indonesia pada Youth Olympic Games 2026. Keduanya akan tampil di cabang olahraga bulu tangkis dalam ajang multiajang yang berlangsung di Dakar, Senegal. Kehadiran dua atlet tersebut menempatkan Indonesia sebagai peserta pada sektor tunggal, dengan masing-masing membawa tugas di nomor pertandingan yang berbeda.
Rayhan Pandu Aksara akan mewakili Indonesia di nomor tunggal putra. Sementara itu, Miftaqul Putri Ayudis akan bertanding pada nomor tunggal putri. Pembagian ini memastikan Indonesia memiliki wakil pada dua nomor tunggal bulu tangkis yang dipertandingkan dalam Youth Olympic Games 2026. Rayhan dan Putri menjadi dua atlet yang akan membawa nama Indonesia dalam persaingan cabang bulu tangkis di Dakar.
Secara umum, Youth Olympic Games 2026 dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober hingga 13 November 2026. Adapun pertandingan bulu tangkis akan digelar lebih awal dalam rangkaian jadwal tersebut, yakni pada 1–5 November 2026. Rentang waktu itu akan menjadi periode penampilan Rayhan di tunggal putra dan Putri di tunggal putri sebagai wakil Indonesia.
Dengan demikian, keikutsertaan Indonesia pada cabang bulu tangkis Youth Olympic Games 2026 diwakili oleh Rayhan Pandu Aksara dan Miftaqul Putri Ayudis. Rayhan akan berkompetisi di sektor tunggal putra, sedangkan Putri akan menjalani pertandingan di sektor tunggal putri. Keduanya dijadwalkan tampil di Dakar, Senegal, pada rangkaian pertandingan bulu tangkis yang berlangsung dari 1 hingga 5 November 2026, dalam penyelenggaraan multiajang pada 31 Oktober hingga 13 November 2026.
Perjalanan Rayhan Pandu Aksara menuju Youth Olympic Games 2026 menjadi bukti ketekunan atlet muda dalam mengejar kesempatan di panggung internasional. Atlet binaan klub Mutiara Cardinal Bandung tersebut harus melewati proses seleksi yang berlangsung ketat hingga akhirnya memperoleh tiket menuju Dakar. Setiap penampilan menjadi penentu, karena hasil yang diraih para peserta saling berdekatan dan tidak memberikan ruang bagi kesalahan.
Persaingan itu berlangsung dramatis sampai tahap akhir. Rayhan dan para pesaingnya mengumpulkan poin dalam persaingan yang sangat seimbang. Kelolosannya kemudian ditentukan melalui perhitungan selisih poin, bukan semata-mata berdasarkan hasil dari satu pertandingan. Setelah seluruh perolehan dihitung, Rayhan berhasil mengungguli pesaingnya dan menempati posisi yang memberinya hak untuk berangkat ke Dakar.
Kepastian tersebut disambut Rayhan dengan rasa syukur. Baginya, tiket menuju Youth Olympic Games 2026 merupakan hasil dari proses panjang, kerja keras, serta dukungan yang diterima selama menjalani pembinaan. Keberhasilan ini juga menjadi tanggung jawab baru untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum menghadapi lawan-lawan dari berbagai negara.
Rayhan menargetkan dapat tampil maksimal dalam setiap pertandingan. Ia ingin menjaga fokus, memberikan kemampuan terbaik, dan menjalani setiap laga dengan penuh kesungguhan. Apabila kesempatan terbuka, ia juga berharap dapat meraih podium. Target tersebut menjadi dorongan bagi Rayhan untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga konsistensi, serta memanfaatkan masa persiapan menuju Dakar secara optimal. Perjuangannya menunjukkan bahwa peluang besar dapat diraih melalui ketahanan mental, ketelitian, dan keberanian menghadapi persaingan yang ketat.
Menjelang Youth Olympic Games 2026, Rayhan menyadari bahwa ketegangan merupakan bagian dari proses menuju kompetisi besar. Atlet berusia 17 tahun itu tidak menutupi adanya rasa tegang ketika membayangkan panggung internasional yang akan dihadapinya. Bagi Rayhan, perasaan tersebut menjadi pengingat untuk mempersiapkan diri secara lebih terarah, bukan alasan untuk kehilangan keyakinan. Ia berusaha menerima tekanan sebagai tantangan yang perlu dikelola agar tetap mampu menjaga fokus saat pertandingan berlangsung.
Untuk mempertahankan ketenangan, Rayhan memilih memperbanyak komunikasi dan diskusi dengan pelatih. Melalui percakapan tersebut, ia dapat menyampaikan kekhawatiran, mengevaluasi perkembangan latihan, serta memperoleh arahan yang lebih jelas mengenai hal-hal yang perlu diperbaiki. Diskusi bersama pelatih juga membantunya memahami strategi menghadapi kompetisi tanpa membebani diri dengan kecemasan berlebihan. Dukungan dan masukan yang diterima menjadi bekal penting agar Rayhan dapat menjalani persiapan dengan pikiran yang lebih tenang, terbuka, dan terukur.
Selain menguatkan kesiapan mental, Rayhan berupaya menjaga disiplin dalam rutinitas sehari-hari. Porsi latihan diatur agar cukup menantang untuk meningkatkan kemampuan, tetapi tetap memberi ruang bagi tubuh untuk beradaptasi dan pulih. Waktu istirahat diperhatikan sebagai bagian dari persiapan, bukan sekadar jeda dari latihan. Ia juga menjaga pola makan supaya kebutuhan energi dan kebugaran tetap terpenuhi. Keseimbangan latihan, pemulihan, dan asupan nutrisi diharapkan membantu menjaga konsistensi performanya. Dengan langkah tersebut, Rayhan berusaha mengubah ketegangan menjadi energi positif sekaligus membangun kesiapan yang lebih menyeluruh sebelum tampil di Youth Olympic Games 2026.
Miftaqul Putri Ayudis terus mematangkan persiapan untuk menghadapi Youth Olympic Games 2026. Atlet tunggal putri binaan PB Jaya Raya Jakarta tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga membangun kesiapan mental agar mampu tampil tenang dalam persaingan tingkat dunia. Pengalaman tampil dalam sekitar delapan hingga sembilan turnamen internasional menjadi modal penting bagi Putri untuk memahami karakter pertandingan, menghadapi tekanan, serta beradaptasi dengan suasana kompetisi di berbagai negara.
Putri memiliki ambisi untuk meraih gelar juara di Dakar. Namun, ambisi tersebut tetap diimbangi dengan perhatian terhadap setiap tahapan pertandingan. Ia berupaya menjaga fokus dari satu laga ke laga berikutnya, tanpa terlalu terbebani oleh target akhir. Pendekatan itu dinilai penting karena setiap lawan akan menghadirkan tantangan berbeda, baik dari sisi permainan maupun kekuatan mental.
Dalam proses persiapan, pelatih memberikan arahan agar Putri meningkatkan kualitas pukulan, termasuk ketepatan, variasi, dan konsistensi saat membangun serangan. Selain kemampuan menghasilkan poin, ia perlu memiliki keyakinan ketika mengambil keputusan di lapangan. Kepercayaan diri tersebut akan membantu Putri menjalankan pola permainan secara lebih berani dan efektif, terutama ketika berada dalam situasi tertinggal atau menghadapi reli panjang.
Kesiapan mental juga menjadi perhatian utama karena Putri berpotensi berhadapan dengan atlet tangguh dari China, Jepang, dan Korea Selatan. Para pemain dari negara-negara tersebut dikenal memiliki disiplin, kecepatan, serta kemampuan teknik yang kuat. Karena itu, persiapan Putri diarahkan untuk memperkuat konsentrasi, daya juang, dan ketahanan menghadapi tekanan. Bersama Rayhan, ia berangkat dengan target tampil maksimal dan membawa harapan Indonesia di Dakar.
Baca juga: Persiapan dan Harapan untuk Asian Games 2026 | Dukungan Bonek untuk Korban Gempa NTT dan Harapan Kemenangan Persebay | Duel Seru Persija vs Persib: Rivalitas dan Harapan








