Tangerang – Polresta Tangerang melaksanakan pengamanan dan pengawalan kegiatan keberangkatan massa buruh yang tergabung dalam KSPSI MJH dan KSPSI AGN dari PT KMK Global Sport, Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Jumat (1/5/2026) dini hari.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 yang dipusatkan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta.
Sebanyak kurang lebih 1.100 buruh diberangkatkan secara bersamaan pada pukul 05.00 WIB menggunakan total 22 unit bus, dengan rincian 14 bus dari KSPSI MJH dan 8 bus dari KSPSI AGN. Rombongan dipimpin oleh Sdr. Rustam Effendi, S.H., M.H. selaku Ketua DPC KSPSI MJH Kabupaten Tangerang serta Sdr. Gatot selaku Ketua PUK KSPSI AGN PT KMK Global Sport I.
Pengawalan dilakukan oleh personel Polresta Tangerang yang tergabung dalam satuan lalu lintas, bhabinkamtibmas, dan intelkam guna memastikan perjalanan rombongan berlangsung aman dan lancar hingga tujuan.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada Amirulloh, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri dalam menjamin kebebasan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara tertib dan bertanggung jawab.
“Polri hadir untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kami mengimbau kepada seluruh peserta agar tetap menjaga ketertiban, mematuhi aturan, serta mengedepankan penyampaian aspirasi secara damai,” ujarnya.
Selama proses pemberangkatan, situasi terpantau dalam keadaan aman, lancar, dan terkendali. Koordinasi antara aparat kepolisian dan koordinator lapangan berjalan dengan baik sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana tanpa hambatan yang berarti.
Rombongan diperkirakan tiba di kawasan Monas sekitar pukul 06.30 WIB untuk bergabung dengan peserta lain dari berbagai wilayah dalam peringatan May Day 2026.
Kegiatan ini diharapkan dapat berlangsung dengan tertib serta menjadi sarana penyampaian aspirasi buruh secara konstruktif, sekaligus memperkuat sinergitas antara pekerja, pemerintah, dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas kamtibmas.
















