Jakarta Utara, 31 Juli 2026 – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Tanjung Priok resmi mengukuhkan jajaran pengurus baru dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Aula Lantai 5 Kantor Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (31/7/2026). Kegiatan yang dihadiri sekitar 70 peserta itu mengusung tema “Memperkokoh Kepemimpinan Amanah, Mempererat Ukhuwah, Profesional-Religius dalam Pengabdian untuk Masyarakat dan Bangsa.”
Acara dihadiri berbagai unsur pemerintahan, tokoh agama, TNI-Polri, serta perwakilan pondok pesantren di wilayah Jakarta Utara. Hadir pula jajaran pengurus LDII tingkat kota, penasihat organisasi, unsur Kecamatan Tanjung Priok, Kantor Urusan Agama (KUA), serta tokoh dari organisasi kemasyarakatan Islam sebagai bentuk dukungan terhadap kepengurusan yang baru.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, hingga prosesi pengukuhan. Momen inti ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK), pengucapan ikrar pengurus, penyerahan panji organisasi, serta penyerahan naskah kepengurusan sebelum ditutup dengan sesi foto bersama.
Ketua Panitia, Ikhtiar Jaya, menyampaikan bahwa pengukuhan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial organisasi, melainkan momentum memperkuat amanah kepemimpinan sekaligus meningkatkan sinergi dengan pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kepengurusan baru diharapkan mampu menghadirkan program yang bermanfaat serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua PC LDII Kecamatan Tanjung Priok, Ustaz Didik Fauzan, menyatakan amanah yang diterima merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan secara kolektif. Ia mengajak seluruh pengurus untuk membangun kekompakan, memperkuat semangat pengabdian, dan terus membuka ruang kolaborasi agar keberadaan LDII dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di wilayah Tanjung Priok.
Ketua DPD LDII Jakarta Utara, H. Dody Taufik Wijaya, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menerjemahkan delapan bidang pengabdian LDII ke dalam program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program tersebut meliputi penguatan wawasan kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan, ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, hingga energi terbarukan. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah, organisasi keagamaan, dan pelaku UMKM sebagai bagian dari pembangunan Jakarta yang inklusif.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 15.30 WIB dalam suasana tertib dan penuh kebersamaan. Pengukuhan kepengurusan baru ini diharapkan menjadi titik awal konsolidasi organisasi untuk memperkuat pembinaan keagamaan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas kemitraan dengan berbagai pihak demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan bangsa.
Pewarta: Abdul Latif
















Respon (2)