banner 728x250
Berita, TNI  

Danramil Dringu Ikut Bahas Kasus Kesehatan Ibu dan Anak di Puskesmas

banner 120x600
banner 468x60

Probolinggo – Komandan Koramil (Danramil) 0820/22 Dringu Kapten Inf M Yahudin turut serta dalam pembahasan kasus kesehatan ibu dan anak (KIA) di wilayah kerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Dringu, Kabupaten Probolinggo, pada Selasa (19/11). Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai elemen terkait, termasuk jajaran forum koordinasi pimpinan tingkat kecamatan, seluruh bidan desa, dan kader Sekecamatan Dringu.

 

banner 325x300

Kapten Inf M Yahudin menjelaskan bahwa isu kesehatan ibu dan anak sangat penting untuk dibahas, mengingat angka kematian ibu (AKI) di Indonesia yang masih tinggi. Beberapa topik yang dibahas dalam forum tersebut antara lain adalah aksesibilitas layanan kesehatan, permasalahan KIA di Puskesmas, serta pelayanan kesehatan ibu dan anak di masyarakat pesisir.

 

“Kesehatan ibu dan anak (KIA) harus menjadi perhatian serius. Kami perlu memperhatikan berbagai faktor yang mempengaruhi kesehatan mereka, seperti akses ke layanan kesehatan yang memadai, dan mendekatkan pelayanan ke masyarakat pesisir,” ujar Kapten Inf M Yahudin.

 

Ia juga menambahkan, ada beberapa langkah penting yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan ibu dan anak. Beberapa di antaranya adalah pola makan yang sehat, memastikan waktu tidur yang cukup, menghindari paparan asap rokok, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

 

“Pelayanan kesehatan ibu dan anak yang penting untuk dilakukan mencakup pemeriksaan kehamilan, konsultasi kesehatan reproduksi, imunisasi, deteksi tumbuh kembang balita, serta pengobatan bagi anak dan balita,” tambahnya.

 

Selain itu, Kapten Inf M Yahudin mengungkapkan bahwa indikator-indikator kesehatan di Kabupaten Probolinggo masih perlu ditingkatkan. Namun, ia optimis dengan adanya koordinasi dan kolaborasi yang baik antara pihak terkait, tantangan tersebut dapat diatasi.

 

“Kita harus bekerja bersama-sama untuk meningkatkan indikator kesehatan. Kolaborasi yang baik antar pihak sangat penting untuk mencapai hasil yang maksimal,” tuturnya.

 

Kegiatan ini menunjukkan komitmen dari berbagai pihak untuk mengatasi masalah kesehatan ibu dan anak, serta untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Probolinggo, khususnya di wilayah Kecamatan Dringu. (Edi D/*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *