TANGERANG – Sinergi antara kepolisian dan petani dalam program ketahanan pangan terus diperkuat. Pada Minggu (15/2/2026), Bhabinkamtibmas Desa Talaga, Bripka Suheri Wijaya, melaksanakan kontrol rutin terhadap lahan jagung hibrida seluas 0,5 hektare di Kampung Talaga RT 01/04, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan (Ketapang) Kwartal I Tahun 2026 yang digalakkan Polsek Cikupa Polresta Tangerang. Dalam pemantauan tersebut, Bripka Suheri mendapati perkembangan tanaman yang bervariasi.
“Dari total lahan seluas 5.000 meter persegi yang ditanam pada 3 Januari 2026, saat ini tanaman berusia 45 hari dengan tinggi rata-rata 60 hingga 80 sentimeter. Sebagian besar tumbuh subur dan hijau, namun terdapat area seluas 1.000 meter persegi atau sekitar 0,1 hektare yang mengalami gagal tumbuh,” jelas Kapolsek Cikupa, AKP Syamsul Bahri, S.TK, S.IK, M.H., dalam laporan resminya, Minggu (15/2/2026).
Kegagalan tumbuh diduga disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem dan kondisi tanah yang kurang mendukung di sebagian kecil area tanam. Meski demikian, hal ini tidak menyurutkan semangat para petani yang tergabung dalam kelompok tani setempat untuk terus merawat tanaman yang masih produktif.
Lebih dari sekadar pemantauan teknis, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah lahan pertanian membawa dampak positif terhadap stabilitas keamanan dan hubungan sosial.
“Hasil yang ingin kami capai bukan hanya soal berapa ton jagung yang dipanen. Tapi bagaimana situasi tetap aman, hubungan Polri dengan warga semakin erat, dan program ketahanan pangan ini benar-benar berjalan dari hati ke hati,” tambah AKP Syamsul Bahri.
Bripka Suheri sendiri terlihat aktif berdiskusi dengan para petani, mendengar keluhan, serta memberikan motivasi agar tetap semangat merawat lahan yang masih produktif. Pendekatan humanis seperti ini dinilai efektif membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Dengan luas lahan 0,5 hektare yang dikelola, diharapkan produksi jagung hibrida di Desa Talaga dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan lokal sekaligus menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kecamatan Cikupa.
Polsek Cikupa berkomitmen untuk terus mendampingi para petani, tidak hanya dalam hal keamanan, tetapi juga dalam menghadapi tantangan teknis di lapangan, termasuk risiko gagal panen yang sewaktu-waktu dapat terjadi.
















