Kaimana PB – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 1804/Kaimana, jajaran Kodam XVIII/Kasuari, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan masyarakat, baik melalui kegiatan fisik maupun non fisik. Pada Sabtu, 7 Maret 2026, kegiatan non fisik kembali digelar dengan menyasar masyarakat Kampung Nusaulan, Distrik Kaimana, Kabupaten Kaimana.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 1804/Kaimana, Letkol Kav Sulistyo Nugroho, S.IP., M.IP, yang bersama sejumlah instansi terkait memberikan penyuluhan kepada masyarakat setempat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kaimana, Drs. Ray Ratu D. Come, M.M, serta perwakilan Dinas Kehutanan Kabupaten Kaimana, Henny T. Samber.
Dalam kegiatan penyuluhan tersebut, para narasumber menekankan pentingnya pendidikan bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa yang akan menentukan masa depan daerah dan negara. Melalui pendidikan yang baik, anak-anak diharapkan dapat tumbuh menjadi sumber daya manusia yang berkualitas, mampu membawa perubahan positif, serta berperan aktif dalam pembangunan di masa mendatang.
Dandim 1804/Kaimana Letkol Kav Sulistyo Nugroho dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur semata, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah sasaran. Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan harus dimulai dari kesadaran masyarakat, terutama dalam hal pendidikan dan pembinaan generasi muda.
“Melalui kegiatan non fisik ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam membangun masa depan yang lebih baik. Anak-anak adalah generasi penerus yang nantinya akan melanjutkan pembangunan di Kabupaten Kaimana,” ujarnya.
Selain memberikan penyuluhan tentang pentingnya pendidikan, kegiatan tersebut juga diisi dengan sosialisasi mengenai bahaya minuman keras (miras) bagi kesehatan, kehidupan sosial, serta masa depan generasi muda. Para pemateri mengingatkan bahwa konsumsi miras tidak hanya berdampak buruk bagi kesehatan, tetapi juga dapat memicu berbagai permasalahan sosial di tengah masyarakat.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kaimana, Drs. Ray Ratu D. Come, M.M, dalam pemaparannya menegaskan bahwa peran orang tua sangat penting dalam mendukung pendidikan anak-anak. Ia mengajak seluruh masyarakat Kampung Nusaulan untuk bersama-sama memberikan perhatian dan dorongan kepada anak-anak agar tetap semangat menempuh pendidikan.
Sementara itu, perwakilan Dinas Kehutanan, Henny T. Samber, juga turut mengingatkan masyarakat untuk menjaga lingkungan serta membangun pola hidup sehat dan produktif. Ia menilai bahwa masyarakat yang memiliki kesadaran pendidikan tinggi dan menjauhi kebiasaan negatif seperti konsumsi miras akan lebih mudah berkembang dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Antusiasme masyarakat Kampung Nusaulan terlihat cukup tinggi dalam mengikuti kegiatan penyuluhan tersebut. Warga yang hadir tampak aktif mendengarkan materi serta berdialog dengan para pemateri mengenai berbagai persoalan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari, khususnya terkait pendidikan anak dan pengaruh pergaulan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya pendidikan serta mampu menghindari berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan generasi muda. Program TMMD ke-127 di Kabupaten Kaimana pun diharapkan tidak hanya memberikan dampak pembangunan fisik, tetapi juga membawa perubahan positif dalam pola pikir dan kehidupan sosial masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, program TMMD terus menjadi salah satu wujud nyata sinergi dalam mempercepat pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil dan pedesaan.
(TK)
















