BOJONEGORO, – Mengabdi dan hadir di tengah kesulitan masyarakat menjadi komitmen nyata Tentara nasional Indonesia (TNI).
Dalam rangka menyambut HUT TNI ke-81, Kodim 0813 Bojonegoro menyalurkan bantuan air bersih bagi warga yang terdampak kemarau dan kekeringan di Dusun Kedungdowo RT.001 dan RT. 002, Desa Sumberharjo, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (23/09/2026).
Kedatangan armada tangki air bersih yang dikawal langsung oleh Babinsa Koramil 0813-09/Sumberrejo ini disambut penuh antusias oleh warga setempat.
Berbagai wadah penampungan air seperti jeriken, ember, hingga drum plastik besar disiapkan warga untuk menampung pasokan air bersih tersebut.
Babinsa Sumberharjo, Sertu Pasiyanto, menjelaskan bahwa total bantuan air bersih yang disalurkan pada kesempatan kali ini mencapai 13.000 liter.
Aksi sosial ini merupakan wujud kepedulian keprajuritan dalam momentum peringatan HUT TNI ke-81 Tahun 2026.
“Ini adalah wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Di saat warga kesulitan air bersih, kami hadir untuk membantu. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban warga Kedungdowo,” ujar Sertu Pasiyanto di lokasi distribusi.
Apresiasi tinggi disampaikan oleh Kepala Dusun (Kasun) Kedungdowo, M. Jayit, yang turut mengawal proses pembagian air bersih kepada warganya.
“Kami atas nama warga Dusun Kedungdowo RT 01 dan 02 mengucapkan terima kasih banyak kepada Kodim 0813 Bojonegoro. Bantuan air bersih ini sangat berarti bagi kami. Air menjadi kebutuhan pokok yang saat ini sangat kami butuhkan,” ungkap Jayit.
Ungkapan terima kasih senada turut dihaturkan oleh tokoh masyarakat setempat, Didik Saprol. Ia mengapresiasi kesigapan personel TNI yang terjun langsung ke lapangan.
“Terima kasih Kodim 0813 Bojonegoro dan juga Babinsa Sumberharjo Koramil 09/Sumberrejo yang sudah mengawal dan membantu jalannya distribusi air bersih,” ucap Didik Saprol.
Dengan adanya bantuan ini, beban warga dalam memenuhi kebutuhan air harian dapat sedikit terobati. Warga berharap sinergi dan aksi kepedulian seperti ini dapat terus berlanjut selama musim kemarau masih melanda wilayah mereka.
















