Kota Sorong, Papua Barat Daya – Denting bola biliard menggema di Bigball Biliard, Jalan Sungai Maruni, Kelurahan Sawagumu, Distrik Sorong Utara, Kamis (11/06/2026). Turnamen _Bhayangkara Cup_ dalam rangka Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80 resmi dibuka dan langsung menyedot perhatian pecinta olahraga stik putih se-provinsi papua Barat daya.
Pembukaan dilakukan secara langsung oleh Wakil Kepala Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa, S.E., yang hadir mewakili Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol Gatot Haribowo, S.IK, M.AP. Dengan memukul bola pertama, Waka Polda menandai dimulainya kompetisi bergengsi yang menjadi rangkaian perayaan HUT Polri tahun ini.
Turnamen ini diikuti oleh 128 peserta kategori perorangan. Peserta datang dari berbagai latar belakang: anggota Polri, TNI, ASN, pelajar, mahasiswa, komunitas biliard, hingga masyarakat umum. Semuanya bertekad menunjukkan skill terbaik demi memperebutkan gelar juara Bhayangkara Cup ke-1 Polda PBD tahun 2026.
Sebagai Ketua Panitia, Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa menjelaskan tujuan utama digelarnya turnamen ini.
“Bhayangkara Cup ke-1 polda PBD ini kami gelar bukan hanya untuk mencari siapa yang paling jago main biliard. Tapi yang lebih penting adalah membangun kebersamaan, mempererat sinergi Polri dengan masyarakat, sebagaimana motto polri adalah *POLRI UNTUK MASYARAKAT*, dan menanamkan nilai sportifitas, serta mencari bibit-bibit muda dalam turnamen Hari Bhayangkara ke-80 harus kita rayakan dengan kegiatan positif yang bermanfaat,” tegasnya di sela pembukaan.
Waka Polda juga mengapresiasi antusiasme dari 128 peserta yang mendaftar.
“Jumlah 128 peserta perorangan ini luar biasa. Artinya animo masyarakat terhadap olahraga biliard di Papua Barat Daya tinggi. Ini jadi bukti bahwa Polri dekat dengan masyarakat, tidak hanya lewat tugas pengamanan, tapi juga lewat kegiatan yang menyentuh hobi dan minat warga,” ujarnya.
Bigball Biliard dipilih sebagai venue karena memiliki 5 meja standar internasional dengan pencahayaan dan fasilitas memadai. Suasana kompetitif terasa sejak _break_ pertama. Setiap kali ada _carom_ cantik atau _safety shot_ jitu, tepuk tangan penonton langsung menggema.
Panitia juga menyiapkan total hadiah menarik untuk juara 1, 2, 3, serta penghargaan khusus _Best Break_ dan _Fair Play Player_. Tujuannya agar semangat kompetisi tetap sehat dan menjunjung tinggi nilai Bhayangkara: Presisi, Humanis, dan Melayani.
Salah satu peserta,perwakilan dari polres Raja ampat yang juga menjabat sebagai wakapolres Raja ampat yang biasa di sapa Ayah H. Andi (ayah ) dari Komunitas Biliard Raja Ampat, mengaku bangga bisa ikut turnamen yang diselenggarakan oleh tingkat Polda Papua Barat Daya, dalam rangka menyambut hari bhayangkara ke-80.
“Rasanya beda kalau main di event Bhayangkara Cup. Dibuka langsung Waka Polda, lawannya juga jago-jago. Tapi yang paling penting kita sama-sama bisa bersilaturahmi. Selamat Hari bhayangkara ke-80, semoga Polri semakin Presisi,” katanya sebelum masuk meja pertandingan.
Melalui Bhayangkara Cup, Polda Papua Barat Daya ingin menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara cup ke-1 polda PBD tidak hanya identik dengan upacara. Polri juga hadir di tengah masyarakat lewat olahraga, menciptakan ruang positif, dan membangun kedekatan emosional dengan rakyat.
Dari meja biliard Bigball, Sorong memulai langkah: 128 stik, satu semangat Bhayangkara untuk Indonesia Maju.
(Tim/Red)

















Respon (3)