Kota Sorong (13/06/26) – Polda Papua Barat Daya terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan olahraga sekaligus pengembangan generasi muda melalui penyelenggaraan Turnamen billiard Bhayangkara Cup I yang digelar dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan pembukaan turnamen berlangsung di Bigball Bilyard, Jalan Sungai Maruni, Kelurahan Klawuyuk, Distrik Sorong Timur, Kota Sorong, Sabtu (13/6), dan dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol Semmy Ronny Tabhaa, S.E.
Pembukaan turnamen berlangsung meriah dan dihadiri sejumlah pejabat dari unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, organisasi olahraga, panitia pelaksana, serta para atlet biliard yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Papua Barat Daya. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, komunitas olahraga, dan masyarakat dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, berprestasi, dan berkarakter.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Barat Daya, Bernadus Asmuruf, S.Sos, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan turnamen tersebut. Menurutnya, kompetisi olahraga seperti ini tidak hanya menjadi sarana hiburan dan pertandingan semata, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet yang mampu melahirkan bibit-bibit unggul untuk mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.
Ia menegaskan bahwa olahraga biliar membutuhkan kemampuan teknis, konsentrasi tinggi, kedisiplinan, serta strategi yang matang. Nilai-nilai tersebut dinilai sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan berintegritas. Oleh karena itu, pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan yang berorientasi pada pengembangan potensi anak muda melalui jalur olahraga.
Sementara itu, Wakapolda Papua Barat Daya Kombes Pol Semmy Ronny Tabhaa menegaskan bahwa penyelenggaraan Bhayangkara Cup I memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar kompetisi olahraga. Menurutnya, terdapat tiga aspek utama yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan tersebut, yakni pembinaan olahraga, penguatan ekonomi daerah, serta pembinaan karakter generasi muda.
Pada aspek olahraga, turnamen ini diharapkan menjadi ruang bagi para atlet untuk mengasah kemampuan dan menambah pengalaman bertanding sehingga mampu bersaing pada level yang lebih tinggi. Dengan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga biliar di Papua Barat Daya, Polda Papua Barat Daya melihat perlunya dukungan terhadap berbagai kegiatan kompetitif yang mampu melahirkan atlet-atlet potensial.
Selain itu, dari sisi ekonomi, kegiatan olahraga dinilai turut memberikan dampak positif terhadap iklim investasi dan pertumbuhan usaha lokal. Situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan dunia usaha, termasuk sektor olahraga dan hiburan yang kini semakin berkembang di wilayah Papua Barat Daya.
Lebih lanjut, Wakapolda juga menekankan pentingnya pembinaan karakter melalui olahraga. Menurutnya, olahraga biliar mengajarkan kesabaran, ketelitian, pengendalian diri, serta sportivitas yang sangat dibutuhkan oleh generasi muda dalam menghadapi tantangan kehidupan. Kehadiran fasilitas olahraga yang representatif diharapkan mampu menjadi sarana positif bagi masyarakat untuk menyalurkan bakat dan minat secara produktif.
Pembukaan turnamen ditandai dengan pemukulan bola pertama oleh Wakapolda Papua Barat Daya sebagai simbol dimulainya rangkaian pertandingan. Setelah prosesi pembukaan dan sesi foto bersama, kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.
Turnamen billiard Bhayangkara Cup I sendiri telah bergulir sejak 11 Juni 2026 dan diikuti sebanyak 128 atlet biliar dari berbagai daerah di Papua Barat Daya. Panitia juga menyiapkan sejumlah penghargaan bergengsi bagi para peserta, mulai dari juara pertama hingga juara ketiga, termasuk penghargaan khusus untuk kategori Best Break dan Fair Play Player.
Melalui penyelenggaraan Bhayangkara Cup I, Polda Papua Barat Daya berharap olahraga biliar semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat semangat sportivitas, serta mengimplementasikan nilai billiard Bhayangkara yang Presisi, Humanis, dan Melayani dalam kehidupan masyarakat Papua Barat Daya.
(Timo)
















