banner 728x250

Persib Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol dan Berbagi Poin dengan Dewa United

Persib Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol dan Berbagi Poin dengan Dewa United
banner 120x600
banner 468x60

Bandung | Persib Bandung bermain imbang 2-2 melawan Dewa United pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Minggu malam. Hasil ini menjadi penting bagi Persib karena Maung Bandung berhasil menghindari kekalahan setelah sempat berada dalam situasi sulit akibat tertinggal dua gol lebih dahulu.

Dewa United mampu memanfaatkan momentum awal pertandingan untuk mencetak dua gol dan membuat Persib harus bekerja keras mengejar ketertinggalan. Dukungan suporter di tribun Stadion Si Jalak Harupat turut menjaga energi tim tuan rumah sepanjang laga. Persib tidak menyerah dan terus meningkatkan tekanan setelah jeda. Upaya tersebut akhirnya menghasilkan dua gol balasan, sekaligus memastikan pertandingan berakhir tanpa pemenang.

banner 325x300

Tambahan satu poin membawa Persib Bandung menempati peringkat kedelapan klasemen sementara Super League 2026/2027. Persib kini mengoleksi tujuh poin dari empat pertandingan, dengan catatan dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Perolehan tersebut menunjukkan bahwa persaingan pada awal musim masih berlangsung ketat, karena jarak antarposisi di papan klasemen relatif dekat.

Bagi Persib, hasil imbang ini juga menjadi gambaran mengenai kemampuan tim untuk merespons tekanan dalam pertandingan. Sempat tertinggal dua gol di hadapan pendukung sendiri, Persib tetap mampu menjaga konsentrasi dan menemukan celah untuk menyamakan kedudukan. Namun, tim asuhan pelatih tetap perlu mengevaluasi fase awal permainan agar tidak kembali memberikan keuntungan besar kepada lawan pada laga-laga berikutnya. Sementara itu, Dewa United harus menerima satu poin setelah keunggulan yang dibangun sejak awal pertandingan gagal dipertahankan hingga peluit akhir.

Persib Bandung berusaha mengambil inisiatif sejak awal pertandingan ketika menghadapi Dewa United. Tim asuhan Bojan Hodak mencoba menguasai bola melalui sirkulasi umpan dari lini tengah, kemudian mengarahkan serangan ke kedua sisi lapangan. Tekanan tersebut dimaksudkan untuk memaksa pertahanan Dewa United membuat kesalahan sekaligus membuka ruang bagi para penyerang Persib. Namun, lawan mampu menjaga organisasi permainan dengan cukup baik sehingga sejumlah upaya Persib belum menghasilkan peluang bersih di depan gawang.

Situasi pertandingan berubah pada menit ke-13 ketika bek Dewa United, Gabriel Mutombo, mengalami cedera setelah berbenturan dengan Taisei Marukawa. Insiden tersebut membuat Mutombo tidak dapat melanjutkan permainan. Dewa United kemudian melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Julio Cesar untuk mengisi posisi yang ditinggalkan. Pergantian itu sempat mengganggu jalannya pertandingan, tetapi Dewa United segera kembali menata lini belakang dan melanjutkan permainan dengan pendekatan yang disiplin.

Ketika Persib berupaya meningkatkan tekanan, Dewa United justru mampu memanfaatkan celah melalui serangan yang efektif. Pada menit ke-22, Egy Maulana Vikri mencetak gol yang membawa tim tuan rumah unggul lebih dahulu. Gol tersebut menjadi pukulan bagi Persib, yang sebelumnya berusaha menekan pertahanan lawan dan mengendalikan tempo permainan. Tertinggal satu gol, Persib berusaha merespons dengan meningkatkan intensitas serangan, tetapi penyelesaian akhir dan koordinasi di area pertahanan Dewa United belum berjalan maksimal.

Memasuki penghujung babak pertama, Dewa United kembali memberikan ancaman melalui transisi cepat. Tekanan mereka membuahkan hasil pada menit ke-45 setelah Noah Sadaoui mencetak gol kedua. Keunggulan tersebut membuat Dewa United menutup paruh pertama dengan skor 2-0. Persib harus memasuki ruang ganti dalam keadaan tertinggal dua gol, meskipun sejak awal pertandingan berupaya mengambil kendali. Hasil sementara itu sekaligus menuntut perubahan strategi dan peningkatan efektivitas serangan pada babak berikutnya.

Memasuki awal babak kedua, Persib berupaya mengubah jalannya pertandingan melalui penyegaran di lini tengah dan depan. Tolic mengambil keputusan dengan memasukkan Marc Klok serta Berguinho untuk menggantikan Dedi Kusnandar dan Adam Alis. Pergantian tersebut membuat komposisi permainan Persib menjadi lebih agresif. Klok memberikan ketenangan sekaligus kemampuan distribusi bola dari lini tengah, sementara Berguinho diharapkan menambah kecepatan dalam membangun serangan.

Perubahan itu segera meningkatkan tekanan Persib terhadap pertahanan Dewa United. Tim tuan rumah lebih berani menaikkan garis permainan dan berusaha memanfaatkan setiap celah di sisi lapangan. Aliran bola menjadi lebih cepat, sedangkan para pemain depan terus bergerak untuk membuka ruang. Persib tidak ingin membiarkan ketertinggalan dua gol mengendalikan pertandingan hingga akhir, sehingga intensitas serangan ditingkatkan sejak menit-menit awal paruh kedua.

Tekanan tersebut menghasilkan gol pada menit ke-50. Prosesnya bermula dari sebuah lemparan ke dalam di sisi kiri pertahanan Dewa United. Bola kemudian diarahkan ke area yang memungkinkan Persib melanjutkan serangan. Balsa Sekulic memanfaatkan situasi tersebut dengan baik dan melepaskan tendangan yang menjebol gawang tim tamu. Gol ini memperkecil jarak sekaligus menghidupkan kembali keyakinan Persib untuk mengejar hasil imbang.

Empat menit berselang, Persib akhirnya menyamakan kedudukan. Berawal dari situasi sepak pojok yang dilakukan Thom Haye, bola tidak langsung menghasilkan peluang melalui sundulan di dalam kotak penalti. Marc Klok kemudian memanfaatkan bola yang berada di luar area berbahaya dan melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Sepakannya meluncur deras hingga menembus gawang Dewa United. Dalam waktu singkat, keputusan pergantian pemain dan peningkatan tekanan berhasil mengubah keadaan dari tertinggal menjadi imbang.

Setelah berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2, Persib tidak mengendurkan tekanan. Tim tamu berusaha memanfaatkan momentum untuk mencari gol kemenangan, sementara Dewa United memperketat pertahanan dan menunggu kesempatan melakukan serangan balik. Permainan berlangsung lebih terbuka karena kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk mengamankan tiga poin.

Peluang penting Persib hadir pada menit ke-58 melalui Mariano Peralta. Penyerang tersebut menerima ruang di area serangan dan segera melepaskan tembakan ke arah gawang Dewa United. Namun, arah bola masih melebar ke sisi kanan gawang, sehingga peluang itu belum mampu mengubah skor yang tetap imbang.

Persib kembali memperoleh kesempatan sepuluh menit kemudian. Peralta memberikan umpan kepada Berguinho yang berada dalam posisi cukup menjanjikan. Berguinho mencoba menyelesaikan peluang tersebut dengan tendangan pertama, tetapi eksekusinya masih melebar dari sasaran. Kesempatan itu seharusnya dapat menjadi ancaman serius bagi pertahanan tuan rumah, tetapi penyelesaian akhir yang kurang akurat membuat Persib kembali gagal mencetak gol.

Hanya berselang satu menit, Peralta kembali mencoba peruntungannya. Ia melepaskan tembakan dari luar atau sekitar area berbahaya, tetapi bola justru melambung di atas mistar gawang Dewa United. Rangkaian peluang tersebut menunjukkan keinginan Persib untuk membalikkan keadaan, meskipun efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi kendala.

Memasuki menit-menit terakhir, kedua kesebelasan tetap berupaya menciptakan peluang, tetapi tidak ada serangan yang berakhir menjadi gol tambahan. Dewa United masih mencoba mempertahankan hasil di hadapan pendukungnya, sedangkan Persib terus mencari celah untuk membawa pulang kemenangan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-2 tidak berubah. Persib pun harus puas berbagi satu poin setelah mampu menggagalkan kemenangan Dewa United di kandang sendiri, meski sempat tertinggal dua gol pada pertandingan tersebut.

Baca juga: Tawa dan Harapan dari Komopa: Prajurit Marinir Hadir Berbagi Kebahagiaan dan Menyalakan Semangat Anak-Anak

banner 325x300