banner 728x250

Buka Pesparawi Nasional XIV, Wapres Apresiasi Transformasi RTP Borarsi Jadi Pusat Kegiatan Nasional

Buka Pesparawi Nasional XIV, Wapres Apresiasi Transformasi RTP Borarsi Jadi Pusat Kegiatan Nasional
banner 120x600
banner 468x60

Manokwari – Suasana penuh sukacita dan semangat persaudaraan mewarnai pembukaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Ruang Terbuka Publik (RTP) Borasi, Manokwari, Papua Barat, Sabtu (20/06/2026).

Pesparawi ke-XIV yang berlangsung mulai dari tanggal 20–28 Juni 2026 dan diikuti dari 38 provinsi di seluruh Indonesia. Kegiatan ini mengusung tema “Aku Hendak Memuji Tuhan pada Segala Waktu”. Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dalam kegiatan yang mempertemukan ribuan peserta, tamu, dan masyarakat dari berbagai penjuru Indonesia.

banner 325x300

Pembukaan Pesparawi Nasional XIV ditandai dengan penabuhan tifa oleh Wapres didampingi Wakil Menteri Dalam Negeri Ibu Ribka Haluk, dan para Gubernur yang hadir malam itu. Pada prosesi pembukaan dilakukan defile 43 kontingen dari 38 provinsi yang menampilkan keberagaman budaya Indonesia dalam semangat persaudaraan dan persatuan.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres menegaskan bahwa dipilihnya RPT Borasi sebagai lokasi penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV merupakan bukti komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia. Menurutnya, pembangunan saat ini tidak lagi berorientasi Jawa sentris, melainkan Indonesia sentris, sehingga Papua menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional. Wapres juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan harus didukung oleh situasi yang aman, damai, dan kondusif, serta mengapresiasi tema Pesparawi yang mengangkat nilai perdamaian dan persaudaraan di Tanah Papua.

Prosesi tersebut dilanjutkan dengan tiupan triton, pembukaan selubung maskot “Bit Sang Konduktor”, lagu Haleluya Agung, dan tarian tifa. Acara kemudian ditutup dengan lagu Tanah Papua yang dinyanyikan bersama seluruh hadirin dengan tangan kanan diletakkan di dada kiri sebagai simbol cinta dan penghormatan terhadap Tanah Papua.

(Tim Pendam XVIII/Ksr/Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *