JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 22 September 2026, Dalam perkembangan terbaru sepak bola Indonesia, dua pemain dari klub Persib Bandung, Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen, telah dinyatakan terpilih untuk memperkuat timnas Indonesia dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Pemilihan keduanya menjadi sorotan, mengingat kontribusi mereka yang signifikan bagi klub dan performa yang menjanjikan di lapangan.
Thom Haye, gelandang yang dikenal dengan kemampuannya dalam distribusi bola dan penguasaan permainan, dianggap dapat memberikan dimensi baru bagi skuad timnas. Pengalamannya bermain di liga domestik membuatnya terbiasa dengan intensitas pertandingan, serta kemampuan beradaptasi dengan skema bermain pelatih timnas. Sementara Ragnar Oratmangoen, dengan keunggulan di sektor sayap, diharapkan dapat menambah daya serang tim Garuda. Kemampuannya dalam menciptakan peluang serta kecepatan yang dimilikinya menjadi salah satu faktor crucial di lini depan.
Keputusan untuk memanggil kedua pemain ini diambil menjelang turnamen yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 24 September hingga 5 Oktober 2026. Ajang ini merupakan kesempatan emas bagi timnas Indonesia untuk menunjukkan kemajuan dalam kancah internasional. Keberadaan Haye dan Oratmangoen diharapkan mampu meningkatkan daya saing tim nasional terutama dalam menghadapi berbagai lawan yang berpengalaman.
Selain kemampuan teknis, mentalitas dan komitmen untuk memperjuangkan nama bangsa juga menjadi alasan kuat pemilihan mereka. Kompetisi di ASEAN Cup tidaklah mudah, sehingga para pemain perlu mempersiapkan diri secara fisik dan mental guna mencapai hasil maksimal. Kehadiran dua pemain ini dalam timnas diharapkan dapat menyatukan strategi yang telah disusun pelatih serta memaksimalkan performa dalam setiap pertandingan.
Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, menunjukkan komitmennya dengan memberikan dukungan penuh kepada dua pemainnya yang baru saja dipanggil untuk memperkuat tim nasional Indonesia dalam ajang ASEAN Cup 2026. Dalam menyambut kesempatan emas ini, Tolic menyatakan keyakinannya bahwa pemain yang dipanggil, termasuk Haye dan Oratmangoen, memiliki kemampuan yang dibutuhkan untuk bersaing di tingkat internasional.
Dalam sebuah pernyataan resmi, Tolic menggambarkan panggilan untuk timnas sebagai sebuah kehormatan bagi setiap pemain. Ia percaya bahwa kesempatan untuk bermain dalam turnamen bergengsi seperti ASEAN Cup akan memberi pengalaman berharga bagi Haye dan Oratmangoen. Pengalaman tersebut, menurut Tolic, juga dapat berkontribusi positif bagi performa mereka di klub.
Lebih lanjut, Tolic berharap bahwa kedua pemain tersebut dapat memberikan penampilan yang maksimal saat membela timnas. Dalam pandangannya, keberhasilan individu di level internasional akan membuktikan kualitas mereka serta berkontribusi terhadap keberhasilan tim secara keseluruhan. Dukungan ini tak hanya berarti bagi pemain, tetapi juga bagi seluruh tim Persib Bandung, mengingat kontribusi yang mereka berikan bagi timnas akan mencerminkan kerja keras yang selama ini dilakukan dalam latihan dan pertandingan.
Igor Tolic juga menyampaikan harapannya agar tim Indonesia mampu meraih kemenangan di setiap pertandingan dalam ASEAN Cup 2026. Ia menekankan pentingnya semangat juang dan konsistensi dalam permainan, baik saat berlatih maupun saat bertanding. Tolic berharap dengan dukungan yang tepat, tim nasional dapat mencapai target yang diinginkan.
Secara keseluruhan, dukungan penuh dari pelatih Persib ini tidak hanya memotivasi pemain yang dipanggil, tetapi juga menunjukkan sinergi klub dan tim nasional, yang berujung pada penguatan sepak bola Indonesia di kancah internasional.
Turnamen ASEAN Cup 2026 akan menjadi salah satu ajang paling dinanti, terutama bagi tim nasional Indonesia yang tergabung dalam Grup A bersama dengan negara-negara tetangga, yaitu Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Persaingan di grup ini diperkirakan akan sangat ketat, mengingat sejarah rivalitas dan performa masing-masing tim dalam laga-laga sebelumnya. Setiap pertandingan bukan hanya sekedar memenuhi jadwal, tetapi juga menjadi kesempatan krusial untuk menunjukkan kemampuan dan keterampilan setiap pemain yang dipanggil ke dalam skuad.
Indonesia memiliki sejarah panjang dalam turnamen ASEAN yang sering kali didominasi oleh tim-tim dari kawasan Asia Tenggara. Dalam perjalanan menuju ASEAN Cup 2026, skuad Garuda diharapkan dapat mengandalkan tidak hanya kemampuan individu para pemain, tetapi juga kerja sama tim yang solid. Pertandingan melawan Singapura, yang dikenal sering sebagai lawan berat, akan menjadi ujian awal bagi punggawa Indonesia. Pertandingan ini diharapkan dapat menarik perhatian banyak penggemar, terutama di stadion Gelora Bung Karno, yang dikenal memiliki atmosfer mendukung yang luar biasa.
Di samping itu, laga melawan Malaysia juga tidak bisa diabaikan. Rivalitas Indonesia dan Malaysia telah berlangsung lama, dan pertandingan ini selalu dianggap sebagai salah satu yang paling menegangkan di kawasan. Setiap tim pasti ingin meraih kemenangan, dan para pemain perlu tampil dengan performa terbaik untuk memenuhi harapan para pendukung. Sementara itu, Bangladesh, meskipun dianggap tim yang lebih lemah, tak bisa dipandang sebelah mata. Mereka memiliki potensi untuk membuat kejutan, sehingga Indonesia harus tetap waspada.
Dengan begitu banyak yang dipertaruhkan, setiap pertandingan di Grup A akan menjadi kesempatan berharga bagi pemain untuk tidak hanya menambah pengalaman, tetapi juga menunjukkan bahwa mereka layak menjadi bagian dari tim nasional. Keberhasilan dalam turnamen ini dapat memengaruhi perjalanan karir mereka dan memperkuat posisi Indonesia di pentas sepak bola Asia Tenggara.
Pemain Persib Bandung, Haye dan Oratmangoen, baru-baru ini menerima panggilan dari tim nasional untuk berpartisipasi dalam ASEAN Cup 2026. Hal ini merupakan sebuah pencapaian yang tidak hanya menguntungkan bagi mereka secara pribadi, tetapi juga menunjukkan kekuatan serta kualitas tim secara keseluruhan. Setelah menyelesaikan pertandingan penting melawan Persijap Jepara, kedua pemain ini menunjukkan performa yang luar biasa, yang kemungkinan menjadi alasan utama pemanggilan mereka.
Dalam laga tersebut, Haye berhasil mencetak gol penting yang menyamakan kedudukan, sementara Oratmangoen juga tampil cemerlang, menunjukkan kemampuan mereka yang diakui di level tertinggi. Gol Haye tidak hanya membantu tim mengamankan poin penting, tetapi juga menambah kepercayaan diri bagi Haye sebelum menghadapi tantangan yang lebih besar di tingkat internasional. Keputusan pelatih untuk memanggil kedua pemain ini pastinya merupakan hasil dari pemantauan yang teliti terhadap performa pemain di liga domestik.
Saat Haye dan Oratmangoen tiba di Jakarta, mereka langsung bergabung dengan rekan-rekan satu tim di timnas. Suasana di tempat latihan sangat antusias, dengan semua pemain bersemangat untuk mempersiapkan diri menjelang turnamen. Pelatih timnas menekankan pentingnya kerjasama tim dan menjalin komunikasi yang baik di semua pemain, termasuk mereka yang baru bergabung seperti Haye dan Oratmangoen.
Dengan pengalaman yang mereka miliki di kompetisi liga, kehadiran keduanya di timnas diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mencapai hasil yang diinginkan. Para pemain bertekad untuk memberikan yang terbaik demi negara dan berharap dapat tampil maksimal selama ASEAN Cup 2026. Dukungan dari fans dan publik diharapkan akan menjadi dorongan positif untuk mensukseskan misi timnas ini.












