banner 728x250

Telkom Luncurkan Strategi Transformasi Digital Scale untuk Optimalisasi Operasional

Telkom Luncurkan Strategi Transformasi Digital Scale untuk Optimalisasi Operasional
banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 21 September 2026, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk telah mengambil langkah signifikan dalam upaya memperbarui dan menyempurnakan tata kelola digitalnya dengan memperkenalkan kerangka kerja yang dikenal sebagai Scale. Peluncuran inisiatif ini berfokus pada pencapaian efisiensi operasional yang lebih baik, serta pengurangan tumpang tindih dalam pengelolaan teknologi across semua unit di dalam Telkom Group. Dengan fokus untuk menghadirkan nilai lebih bagi perusahaan, kerangka kerja ini diharapkan dapat meningkatkan sinergi antar entitas dan memperkuat integrasi teknologi.

Inisiatif Scale akan menciptakan sebuah ekosistem yang dinamis dimana setiap bagian dari Telkom Group dapat beroperasi secara lebih harmonis. Tujuan utama dari kerangka kerja ini adalah untuk menyediakan panduan dan struktur yang jelas dalam pengimplementasian teknologi. Hal ini meliputi pengelolaan sumber daya teknologi informasi, pengembangan produk, serta pengawasan terhadap kualitas layanan, yang semuanya saling berhubungan dan memiliki tujuan yang sama untuk meningkatkan daya saing perusahaan di pasar.

banner 325x300

Selain itu, Scale juga dirancang untuk memudahkan pemantauan dan penilaian efektivitas berbagai teknologi yang diterapkan. Dengan adanya kerangka kerja ini, Telkom diharapkan dapat dengan cepat menyesuaikan diri dengan perubahan pasar dan kebutuhan pelanggan. Mengintegrasikan teknologi baru menjadi lebih efisien, serta memanfaatkan data secara optimal, menjadi bagian integral dari strategi transformasi digital yang lebih luas.

Melalui peluncuran kerangka kerja Scale, PT Telkom Indonesia berkomitmen untuk mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemimpin dalam industri komunikasi dan teknologi digital di tanah air. Dengan keterpaduan dan efisiensi yang ditawarkan, diharapkan inisiatif ini dapat mendorong inovasi berbasis teknologi yang modern dan berkelanjutan, sesuai dengan kebutuhan zaman dan perkembangan teknologi yang terus berubah.

Dalam era digital saat ini, perusahaan dituntut untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan teknologi dan kebutuhan pasar. Telkom mengakui pentingnya transformasi digital yang tidak hanya fokus pada pembaruan teknologi, tetapi juga mencakup optimasi operasional yang menyeluruh. Program transformasi digital yang diluncurkan oleh Telkom, yang disebut sebagai Scale, adalah suatu pendekatan yang komprehensif untuk merombak dan menyempurnakan proses kerja dalam organisasi.

Menurut Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, Scale bertujuan untuk mengotomatiskan operasi internal dan memperbaiki interaksi antardivisi. Dengan menghubungkan berbagai kapabilitas perusahaan, Telkom berusaha memastikan bahwa semua inisiatif yang diambil bergerak dalam satu arah, sehingga meningkatkan efisiensi dan efektivitas di seluruh lapisan organisasi. Transformasi ini bukan sekadar mengganti perangkat lama dengan yang baru, melainkan mengubah cara perusahaan dalam beroperasi dan melayani pelanggannya.

Salah satu aspek penting dari strategi ini adalah penerapan sistem yang terintegrasi, memungkinkan pemantauan real-time dari setiap aspek operasional. Ini dapat menciptakan transparansi yang lebih baik dan mempercepat pengambilan keputusan. Selain itu, integrating berbagai sistem dan proses juga memungkinkan perusahaan untuk merespons dengan cepat terhadap perubahan permintaan pasar, memperkuat daya saing di industri yang semakin kompetitif.

Melalui Scale, Telkom ingin memanfaatkan teknologi digital secara maksimal, mengurangi biaya operasional, dan meningkatkan kinerja secara keseluruhan. Dengan memprioritaskan digitalisasi dalam strategi transformasi ini, Telkom berkomitmen untuk menjadi pelopor dalam inovasi operasional yang adaptif dan responsif terhadap tren dan kebutuhan pelanggan di era yang serba cepat ini.

Nama "Scale" yang diusung oleh Telkom merupakan akronim dari lima pilar strategis yang menjadi dasar dalam transformasi digital perusahaan. Setiap pilar ini memiliki peran penting dan saling melengkapi untuk mencapai tujuan optimalisasi operasional secara keseluruhan. Implementasi dari lima pilar tersebut dibagi dalam 13 program operasional yang dirancang untuk mendukung efisiensi dan inovasi di setiap lini organisasi.

Pilar pertama dari strategi Scale adalah pembentukan AI center of excellence. Inisiatif ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan kecerdasan buatan dalam berbagai proses operasional, mengoptimalkan pengambilan keputusan dan meningkatkan pengalaman pelanggan. Dengan memanfaatkan teknologi AI, Telkom berharap dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi di seluruh unit bisnis.

Pilar kedua menekankan peningkatan model keamanan siber. Dalam era digital, mengamankan data dan infrastruktur adalah hal yang sangat krusial. Oleh karena itu, upaya untuk memperkuat sistem keamanan siber akan menjadi prioritas utama, guna melindungi aset perusahaan dari ancaman yang semakin kompleks.

Pilar ketiga mencakup pengembangan sistem cloud. Ini memungkinkan anak perusahaan Telkom untuk berbagi infrastruktur yang ada, sehingga sumber daya dapat dioptimalkan dan mengurangi biaya operasional. Dengan sistem cloud yang efisien, perusahaan dapat lebih responsif terhadap kebutuhan pasar dan inovasi baru.

Pilar keempat berfokus pada transformasi data untuk menghasilkan wawasan yang lebih mendalam. Pengelolaan dan analisis data yang baik sangat penting untuk pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat. Terakhir, pilar kelima adalah kolaborasi dan kemitraan, yang bertujuan untuk membangun kemitraan strategis dengan berbagai pihak sehingga lebih banyak peluang inovasi dapat diciptakan.

Strategi transformasi digital yang diluncurkan oleh Telkom, yang dikenal dengan nama Scale, merupakan pendekatan inovatif untuk meningkatkan efisiensi operasional dalam menghadapi dinamika pasar yang cepat berubah. Dalam era digital saat ini, perusahaan-perusahaan dituntut untuk memiliki sistem yang tidak hanya efisien tetapi juga fleksibel dan responsif. Implementasi dari strategi ini bertujuan untuk menciptakan pilar operasional yang lebih tangkas, sehingga Telkom dapat dengan mudah beradaptasi terhadap perkembangan teknologi terbaru, termasuk kecerdasan buatan.

Keberhasilan transformasi digital sangat bergantung pada kemampuan untuk mengintegrasikan teknologi baru dengan proses bisnis yang ada. Dengan fokus pada inovasi, Telkom diharapkan dapat memanfaatkan keunggulan teknologi untuk mempercepat pengambilan keputusan dan meningkatkan produksi layanan. Pendekatan ini juga mencakup pengembangan infrastruktur yang memungkinkan adopsi teknologi terbaru secara efektif, sehingga perusahaan dapat memperkuat posisinya dalam pasar digital yang semakin kompetitif.

Melalui penerapan Scale, Telkom tidak hanya berfokus pada efisiensi operasional tetapi juga pada peningkatan pengalaman pelanggan. Dengan lebih banyak penggunaan kecerdasan buatan, layanan akan semakin personal dan responsif terhadap kebutuhan pengguna. Hal ini tidak hanya akan mampu mendukung pertumbuhan bisnis digital yang berkelanjutan, tetapi juga meningkatkan loyalitas pelanggan di masa depan. Telkom menyadari bahwa untuk tetap relevan, mereka harus terus beradaptasi dengan tren terkini dan mengembangkan strategi yang mampu mengantisipasi perubahan di masa yang akan datang.

banner 325x300