Bandar Lampung, Jejakperistiwa.idโ Gerakan Barusan Rakyat Anti Korupsi (GEBRAK) Provinsi Lampung menyoroti tajam penggunaan realisasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di MAN 1 Pringsewu, Kabupaten Pribgsewu. LSM yang concern pada isu transparansi ini menduga adanya indikasi tindak pidana korupsi dalam pengelolaan anggaran pendidikan tersebut. Sabtu ( 11/04/2026)
Juru bicara GEBRAK, Fikri Akbar, membenarkan bahwa pihaknya telah menempuh langkah awal dengan melayangkan surat terkait hal ini.
“Kami sudah layangkan surat terkait temuan ini. Ini adalah langkah awal kami. Dalam waktu dekat, jika tidak ada kejelasan, kami akan resmi melaporkan dan menembuskan surat tersebut kepada aparat penegak hukum (APH),” ujar Fikri akbar saat dikonfirmasi, Senin (11/04/2026).
Meski belum merinci lebih detail angka kerugian negara maupun modus yang ditemukan, Fikri menegaskan bahwa pihaknya memiliki data awal yang cukup untuk memulai proses pelaporan. Menurutnya, indikasi korupsi tersebut terlihat dari ketidak sesuaian antara perencanaan kegiatan dengan realisasi anggaran di lapangan.
“Kami tidak main-main. Dana BOS adalah uang rakyat yang diperuntukkan bagi kemajuan pendidikan. Jika ada oknum yang sengaja ‘bermain’ dengan anggaran ini, maka mereka telah merampok hak masa depan anak bangsa,” tegasnya.
GEBRAK berencana untuk melaporkan temuan ini ke Kejaksaan Tinggi Lampung atau Kepolisian Daerah Lampung dalam pekan ini. Selain itu, tembusan surat juga akan disampaikan kepada Inspektorat Provinsi Lampung untuk dilakukan audit investigasi.
Pihak GEBRAK berharap aparat penegak hukum segera merespons laporan tersebut dan melakukan pengusutan secara profesional serta transparan. Mereka juga mengimbau agar pihak sekolah kooperatif dalam proses klarifikasi nantinya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak MAN 1 Pringsewu belum memberikan tanggapan resmi terkait sorotan dari LSM GEBRAK ini. GEBRAK sendiri berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas, demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi di Provinsi Lampung.
Tim
















