banner 728x250

Amankan Mudik Lebaran, Polres Probolinggo Gelar Operasi Ketupat Semeru 2025

banner 120x600
banner 468x60

PROBOLINGGO – Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan mudik Lebaran Idul Fitri 1446 H, Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo, Polda Jawa Timur, menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2025 di Lapangan Mapolres Probolinggo, Kamis (20/3/2025). Apel ini dipimpin langsung oleh Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris, didampingi Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana, serta dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Probolinggo, pejabat utama Polres, dan para Kapolsek.

Apel diikuti oleh berbagai elemen yang tergabung dalam operasi ini, termasuk personel Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Senkom, BPBD, Orari, serta Pramuka Kabupaten Probolinggo.

banner 325x300

Penyematan Pita dan Amanat Kapolri

Kegiatan apel diawali dengan pemeriksaan pasukan oleh pimpinan apel, yang kemudian dilanjutkan dengan penyematan pita tanda dimulainya Operasi Ketupat Semeru 2025 kepada perwakilan dari TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan.

Dalam amanat Kapolri yang dibacakan oleh Bupati Probolinggo, disampaikan bahwa Apel Gelar Pasukan ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana serta memperkuat sinergitas dengan berbagai pemangku kepentingan dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan Idul Fitri 1446 H.

“Pemerintah memprediksi bahwa puncak arus mudik akan terjadi pada 28-30 Maret 2025, sedangkan puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 5-7 April 2025. Oleh karena itu, sinergitas antara Polri, TNI, dan stakeholder terkait sangat diperlukan agar masyarakat dapat melaksanakan perjalanan dengan aman, tertib, dan nyaman,” ujar Gus Haris.

Operasi Ketupat Semeru 2025 mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Nyaman”, yang akan dilaksanakan secara nasional mulai 23 Maret hingga 8 April 2025 di 8 Polda Prioritas, serta 26 Maret hingga 8 April 2025 di 28 Polda lainnya.

Strategi dan Kebijakan Pengamanan

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Pemerintah telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang mengatur tentang:
Pembatasan operasional angkutan barang
Penerapan rekayasa lalu lintas
Pengelolaan penyeberangan laut
Penghentian sementara proyek konstruksi
Pengalihfungsian jembatan timbang sebagai tempat istirahat bagi pemudik

Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana menegaskan bahwa tujuan utama operasi ini adalah memastikan masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman dan nyaman.

“Operasi ini tidak hanya berfokus pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga memastikan keamanan pemukiman warga yang ditinggalkan selama mudik. Ini merupakan bagian dari tanggung jawab kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo,” ungkap Kapolres.

Pendirian Pos Pengamanan dan Pos Pantau

Untuk mendukung Operasi Ketupat Semeru 2025, Polres Probolinggo telah menyiapkan enam pos pengamanan dan pos pantau, yang terdiri dari:
📍 Empat Pos Pengamanan di Pintu Keluar Tol Leces, Gending, Kraksaan, dan Paiton
📍 Dua Pos Pantau di Pintu Masuk Bromo dan Bremi

“Pos-pos ini akan menjadi titik utama pemantauan, guna memastikan kelancaran arus lalu lintas serta memberikan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan liburan,” tambah AKBP Wisnu.

Sinergitas dan Harapan Keamanan Mudik

Operasi Ketupat Semeru 2025 menegaskan pentingnya kolaborasi antara Polri, TNI, dan seluruh instansi terkait dalam menjamin keamanan serta kenyamanan pemudik. Dengan langkah-langkah preventif yang telah disiapkan, diharapkan perjalanan mudik bebas dari kemacetan, kecelakaan, dan tindak kriminalitas.

“Semoga Operasi Ketupat tahun ini dapat berjalan lancar dan seluruh masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan tanpa hambatan berarti,” pungkas Kapolres Probolinggo.

Sumber: Humas Polres Probolinggo

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *