Jakarta, 26 Juli 2026 – Ribuan peserta yang tergabung dalam Majelis Ormas Islam (MOI) menggelar aksi damai di kawasan Silang Selatan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (26/7). Aksi yang diikuti sekitar 2.000 orang itu berlangsung sejak pagi hingga menjelang siang dengan agenda utama menyuarakan solidaritas terhadap masyarakat sipil Palestina yang terdampak konflik di Jalur Gaza.
Sejak pukul 06.00 WIB, peserta mulai memadati lokasi kegiatan. Arus massa terus bertambah secara bertahap hingga memenuhi area depan panggung utama, sekitar Bundaran Air Mancur, dan kawasan depan BSI Tower. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam pengamanan aparat, dengan situasi tetap tertib dan kondusif hingga acara berakhir sekitar pukul 09.24 WIB.
Dalam aksi tersebut, peserta membawa berbagai atribut berupa bendera Indonesia dan Palestina, poster, serta spanduk bertuliskan dukungan terhadap Palestina. Beragam pesan yang menyerukan penghentian kekerasan, pembelaan terhadap hak-hak rakyat Palestina, hingga ajakan memboikot produk yang dikaitkan dengan Israel tampak menghiasi lokasi aksi.
Sejumlah perwakilan massa secara bergantian menyampaikan orasi yang menekankan pentingnya kepedulian terhadap krisis kemanusiaan di Gaza. Mereka mengajak masyarakat Indonesia untuk terus memberikan dukungan melalui doa, bantuan kemanusiaan, serta mendorong penyelesaian konflik dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, dialog, dan perdamaian.
Selain penyampaian aspirasi, kegiatan juga diisi dengan penampilan seni, menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai pembuka, lagu bertema Palestina, pembacaan pernyataan sikap, hingga doa bersama. Seluruh rangkaian acara berlangsung secara damai tanpa adanya gangguan terhadap keamanan maupun ketertiban umum.
Dalam pernyataan sikapnya, massa aksi menyerukan agar solidaritas terhadap Palestina terus diperkuat oleh seluruh elemen masyarakat. Mereka juga mendorong dukungan kemanusiaan dan diplomatik bagi rakyat Palestina, serta menyampaikan aspirasi terkait kebijakan terhadap Israel melalui jalur yang sesuai dengan ketentuan hukum dan mekanisme yang berlaku.
Aksi damai berakhir sekitar pukul 09.24 WIB setelah seluruh agenda selesai dilaksanakan. Hingga kegiatan ditutup, kondisi di kawasan Silang Selatan Monas tetap aman dan terkendali. Peserta kemudian membubarkan diri secara tertib, sementara aparat tetap melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Pewarta: Abdul Latif
- <a href="https://jejakperistiwa.id/buntut-polemik-mobil-dinas-wartawan-perempuan-diduga-ditekan-oknum-pejabat-pemkot-probolinggo/”>Buntut Polemik Mobil Dinas, Wartawan Perempuan Diduga Ditekan Oknum Pejabat Pemkot Probolinggo
- Mahasiswa Dirikan Tenda di Depan Kejagung, Suarakan Tuntutan Pemberantasan Korupsi dan Reformasi Penegakan Hukum
- Aksi SPMMP di Kejati Jatim Soroti Integritas Penegakan Hukum, Massa Tuntut Transparansi
















Respon (1)