banner 728x250

5 Siswa Cerdas MAN IC Tapsel Melaju ke OMI Tingkat Nasional, Bertekad Ukir Prestasi | Waspada

5 Siswa Cerdas MAN IC Tapsel Melaju ke OMI Tingkat Nasional, Bertekad Ukir Prestasi | Waspada
banner 120x600
banner 468x60

Kabupaten Tapanuli Selatan | TAPSEL (Waspada.id): Tekad siswa Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Tapanuli Selatan (Tapsel) untuk mengukir prestasi di Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan menjadi utusan ke tingkat nasional terwujud. Kelima siswa MAN IC Tapsel yang meraih juara pada OMI sekaligus menjadi utusan OMI Sumut ke tingkat nasional, yakni Revanza Alif Margolang (Juara I bidang Ekonomi), Muhammad Rafli Harahap (Juara I bidang Geografi), Maidia De Rveena Pohan (10 besar nasional bidang Fisika), Hafni Fadilah Harahap (10 besar nasional bidang Kimia), dan Izyan Asyan A.

Keterangan yang tercatat menyebut Prestasi tersebut juga lahir dari pendampingan para guru pembimbing, yakni Bagaswara Deas Arista pada bidang Fisika, Siti Kholilah Hasibuan pada bidang Kimia, Nur Atikah pada bidang Biologi, Lenni Erika Siregar pada bidang Ekonomi, serta Wilda Mahrani Daulay pada bidang Geografi," ujar Kepala MAN IC Tapsel.

banner 325x300

Data lain dalam laporan menunjukkan Pohan (10 besar nasional bidang Biologi).

Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Keberhasilan tersebut, ucapnya, bukan sekadar cerita tentang angka dan peringkat. Di baliknya, terdapat keberanian untuk bertanding, ketekunan menghadapi soal-soal menantang, serta kesediaan untuk terus belajar dari setiap proses karena di setiap capaian, ada proses yang harus dilewati. Menurutnya, capaian ini memperlihatkan kuatnya tradisi akademik yang terus dibangun di MAN IC Tapsel sehingga banyak siswa menorehkan prestasi, baik secara akademik maupun nonakademik, hingga ke tingkat nasional. Pembelajaran tidak berhenti di ruang kelas, tetapi tumbuh melalui pendalaman materi, diskusi, latihan terukur, evaluasi, dan pendampingan berkelanjutan. Setiap soal yang diselesaikan menjadi latihan berpikir, sedangkan setiap kesalahan diubah menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh," tuturnya.

Kepala MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan, Abdul Hakim Siregar, S.Pd.I., M.S.I., Minggu (11/10/2026), mengatakan bahwa dalam OMI tingkat Kabupaten Tapanuli Selatan tahun 2026, pihaknya mengirimkan 18 peserta dan tujuh di antaranya meraih juara sekaligus menjadi utusan ke OMI tingkat Sumut. Dari tujuh siswa yang mengukir prestasi dalam OMI Tapsel sekaligus menjadi utusan ke OMI Sumut, ucapnya, lima di antaranya menorehkan prestasi membanggakan sekaligus dinobatkan sebagai utusan Provinsi Sumatera Utara ke OMI tingkat nasional yang digelar pada 8–12 November 2026. Atas keberhasilan siswa meraih prestasi sekaligus menjadi utusan ke OMI Sumut, Abdul Hakim menyampaikan apresiasi kepada seluruh delegasi, guru pembimbing, dan pihak yang telah mendukung proses persiapan hingga siswa MAN IC mampu mewujudkan mimpi mereka untuk meraih prestasi. Menurutnya, guru pendamping tersebut tidak hanya mengajarkan rumus dan konsep, tetapi turut menanamkan disiplin, daya juang, ketelitian, dan keberanian dalam menghadapi kompetisi sehingga siswa memiliki semangat dan tekad untuk mengukir prestasi dengan meraih juara. Khusus kepada kelima siswa yang melaju ke tingkat nasional tersebut, Abdul Hakim menegaskan bahwa mereka membawa tanggung jawab untuk terus belajar dengan rendah hati, sementara seluruh delegasi tetap menjadi bagian penting dari perjalanan prestasi madrasah. Sementara itu, kepada dua siswa lainnya yang menjadi peserta OMI Sumut, ia berpesan bahwa perjalanan ini tidak berakhir pada pengumuman hasil. Keikutsertaan mereka merupakan pengalaman berharga sekaligus investasi prestasi pada masa mendatang. Dalam sebuah kompetisi, kemenangan dapat dicatat dalam sertifikat, tetapi keberanian mencoba, kemampuan bangkit, dan kemauan memperbaiki diri akan menetap jauh lebih lama di dalam karakter," katanya. (id46) Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

banner 325x300